Sekdes Desa Situregen Kecamatan Panggarangan Diduga Alergi Wartawan 

- Jurnalis

Senin, 3 Juni 2024 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLISI NEWS | LEBAK. Sekdes Desa situregen kecamatan panggarangan alergi wartawan dan Terkesan Buruk pelayanan kepada publik Saat di konfirmasi sekdes Desa situregen soal dugaan kasus pungli pembuatan sertifikat PTSL

Sekdes situregen insial AGS malah memarahi waratawan yang hendak konfirmasi soal dugaan kasus tersebut pada hari Minggu (2/6/2024)

Dengan nada tinggi menyampaikan kepada wartawan informasi itu tidak benar kalau mau tau sini datang ke saya dan kenapa harus konfirmasi ke saya bukan nya ke kepala desa nya maksud kalian apa katanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

,,saya tunggu disini dikantor desa datang kesini sambil bentak bentak kepada wartawan dengan nada yang disampaikan oleh sekdes situregen Se olah olah tidak ingin di konfirmasi dan tidak ingin bermitra dengan pers atau waratawan

Sementara warga masyarakat yang Berdomisili di Desa situregen Mengaku jelas bawaha Di Desa Nya sedang tidak baik- baik saja Karena banyak permasalahan yang Belum tercium oleh aparat Penegak hukum di antaranya soal Pungli pembuatan sertifikat PTSL Jelas pihak Desa melakukan Pungli kepada kami selaku Masyarakat

Lanjut kata warga Pihak pemerintah Desa meminta kami untuk bayar DP dulu sebesar Rp 200.000 dua ratus ribu rupiah

Dengan dalih untuk biyaya ukur dan belanja matrai padahal pada saat pemerintah Desa meminta uang kepada kami itu belum ada pelaksanaan pengukuran tanah yang nantinya akan di buatkan sertifikat PTSL

Duga’an dari sejumlah awak media adanya Pungutan yang tidak sesuai dengan SKB tiga Menteri, karena berdasarkan keterangan sumber, AG memungut biaya pembuatan sertifikat sebesar Rp.350.000,-, sedangkan aturan dari pemerintah tidak boleh lebih dari Rp.150.000,-.

Terkait Duga’an ini, King Nanga selaku aktivis sangat menyayangkan, sehingga dirinya membuat laporan pengaduan (LP) ke Kejari Lebak, Senin/24/05/2024.

Baca Juga:  Satgas Saber Pangan Tancap Gas Jelang HBKN, 9.138 titik Diawasi, Pelanggar Diberi Sanksi

Harapan awak media.pemerintah Desa situregen agar meningkatkan pelayanan publik yang maksimal dan santun kepada siapa pun tidak lagi alergi kepada wartawan apalagi sampai membetak bentak wartawan pada saat melaksanakan tugas jurnalistik konfirmasi kepada pihak pemerintah Desa yang bersakutan

Jurnalis | Dani Saeputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Hafidz Cilik Tunanetra Asal Banyuwangi, Yasmin (9) Hafal 6 Juz Al-Qur’an Meski Buta Sejak Balita
11 Alat Berat Lintas Sektor Dikerahkan Percepat Normalisasi Sungai Sipange Tapteng
Tolak Stigma Londo Ireng, Jurnalis Sampang Aksi di DPRD : Kritik Adalah Hak, Bukan Pengkhianatan
Menenun Mimpi dari Batas Keterbatasan: Perjalanan Inspiratif Scholarindo Menebar Ilmu Tanpa Sekat
Dun Belanda Minta Maaf ke Wabup Aceh Timur, Akui Sebar Fitnah Secara Terpaksa
Wabup Aceh Timur Beri Ultimatum 2×24 Jam kepada Dun Belanda untuk Klarifikasi Tuduhan Fitnah
🔹 Meluruskan Narasi: Ibu Tunggal Berjuang Nafkahi Anak, Bisnis Pribadi Bukan Urusan PPWI
Sedekah Bumi Kadongdong Kidul Dimeriahkan Wayang Kulit “Cungkring Jadi Raja”
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:24 WIB

Hafidz Cilik Tunanetra Asal Banyuwangi, Yasmin (9) Hafal 6 Juz Al-Qur’an Meski Buta Sejak Balita

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:42 WIB

11 Alat Berat Lintas Sektor Dikerahkan Percepat Normalisasi Sungai Sipange Tapteng

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:57 WIB

Tolak Stigma Londo Ireng, Jurnalis Sampang Aksi di DPRD : Kritik Adalah Hak, Bukan Pengkhianatan

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:24 WIB

Menenun Mimpi dari Batas Keterbatasan: Perjalanan Inspiratif Scholarindo Menebar Ilmu Tanpa Sekat

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:42 WIB

Dun Belanda Minta Maaf ke Wabup Aceh Timur, Akui Sebar Fitnah Secara Terpaksa

Berita Terbaru