POLISI NEWS| SURABAYA. Ketua Pengurus Daerah Surabaya Yayasan Hang Tuah (YHT) Ny. Sandya Ali Triswanto memberikan pembekalan kepada seluruh Kepala Satuan Pendidikan (Kasatdik) jenjang TK, SD, SMP, SMA dan SMK di bawah naungan YHT Daerah Surabaya.
Pembekalan tersebut berlangsung di Aula TK Hang Tuah 10 Juanda, Sidoarjo, Rabu (05/08/2026), usai pelaksanaan olahraga bersama.
Olahraga bersama ini merupakan agenda rutin tiga bulanan yang digelar secara bergilir dari satu satdik ke satdik lainnya. Pada Tahun Pelajaran 2026/2027, kegiatan ini untuk pertama kalinya dilaksanakan di TK Hang Tuah 10 Juanda.
ADVERTISEMENT
. SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pembekalannya, Kapengda Surabaya YHT menyampaikan sejumlah pokok permasalahan yang sedang dan akan dihadapi pada Tahun Pelajaran 2026/2027.
Para Kasatdik diharapkan mampu menjalankan tata kelola pendidikan yang profesional, efisien, dan berorientasi pada mutu layanan, sebagaimana menjadi arah kebijakan yayasan.
“Profesionalisme harus tercermin dalam setiap keputusan, efisiensi harus menjadi budaya kerja, dan seluruh layanan yang kita berikan harus bermuara pada peningkatan mutu pendidikan serta kepuasan masyarakat,” ujar Ny. Sandya.
Ia menegaskan, seorang kepala sekolah tidak cukup hanya menjadi administrator, tetapi harus menjadi pemimpin yang visioner, inovatif, adaptif, serta mampu mengelola seluruh sumber daya sekolah secara jujur, amanah, dan profesional.
Dalam kesempatan tersebut, Kapengda Surabaya juga memberikan beberapa penekanan kepada para Kasatdik terkait bidang Kesekretariatan, Keuangan, Pendidikan, SDM-Hukum, serta Sarana dan Prasarana.
Pada sesi akhir, ia mengajak seluruh Kasatdik untuk menjadikan lima nilai utama sebagai budaya kerja di masing-masing sekolah, yaitu:
1. Integritas: Bekerja dengan jujur, amanah, dan menjunjung tinggi etika dalam setiap tindakan.
2. Profesionalisme: Meningkatkan kompetensi, disiplin, dan kualitas pelayanan agar sekolah semakin dipercaya masyarakat.
3. Efisiensi: Mengelola seluruh sumber daya secara hemat, tepat guna, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi peningkatan mutu pendidikan.
4. Kolaborasi: Membangun sinergi yang kuat antara yayasan, sekolah, guru, tenaga kependidikan, orang tua, alumni, dan masyarakat.
5. Akuntabilitas: Memastikan setiap kebijakan, program, penggunaan anggaran, dan pengelolaan aset dapat dipertanggungjawabkan secara profesional dan moral.
Sebagai penutup, Kapengda Surabaya YHT menyampaikan terima kasih kepada seluruh Kasatdik yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan kerja keras dalam mengelola satuan pendidikan di bawah naungan Yayasan Hang Tuah Daerah Surabaya, sehingga mampu meraih berbagai prestasi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Yayasan Hang Tuah.
• Ahmad Darowi















