POLISI NEWS | BANYUWANGI. Keterbatasan fisik tidak menghalangi Yasmin Najma Falihahz (9) untuk meraih prestasi gemilang. Bocah tunanetra asal Glenmore, Banyuwangi, ini telah berhasil menghafal 6 juz Al-Qur’an dan terpilih sebagai salah satu dari 24 peserta terbaik dalam ajang Hafidz Indonesia.
Yasmin kehilangan penglihatannya sejak usia 2,5 tahun akibat kanker mata, namun hal itu tidak menyurutkan semangatnya untuk mendalami kitab suci.
Dengan ketekunan tinggi serta dukungan penuh dari keluarga, Yasmin membuktikan bahwa hafalan Al-Qur’an dapat diraih melalui kekuatan hati dan pendengaran, bukan hanya penglihatan. “Mata mungkin tidak bisa melihat, tetapi hati yang dekat dengan Al-Qur’an mampu menemukan cahaya yang lebih indah,” menjadi filosofi hidup yang ia tunjukkan kepada banyak orang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kisah Yasmin menjadi inspirasi nyata bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi. Ia mengajarkan arti keteguhan hati dan kesabaran dalam menuntut ilmu agama.
Semoga Allah senantiasa menjaga Yasmin, memudahkan langkahnya menjadi hafidzah yang istiqamah, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai cahaya dan syafaat baginya di dunia maupun akhirat. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
• Polisi News | Feature)














