POLISI NEWS | BEKASI. Semangat kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Pengurus Unit Kerja Serikat Pekerja Automotif Mesin dan Komponen Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (PUK SPAMK FSPMI) PT Suzuki Indomobil Motor. Mereka menggelar aksi penggalangan dana kemanusiaan untuk membantu korban bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Penggalangan dana dilakukan secara sukarela oleh para anggota yang dikoordinasikan langsung oleh pengurus PUK. Bantuan yang terkumpul disalurkan melalui Dewan Pimpinan Pusat (DPP) FSPMI sebagai bagian dari gerakan solidaritas nasional, sekaligus diserahkan secara langsung kepada anggota serikat pekerja yang terdampak musibah.
Penyaluran melalui DPP FSPMI bertujuan memperkuat koordinasi agar bantuan kemanusiaan tepat sasaran. Sementara penyerahan bantuan secara langsung kepada anggota terdampak menjadi wujud kepedulian nyata dari keluarga besar PUK SPAMK FSPMI PT Suzuki Indomobil Motor.
ADVERTISEMENT
. SCROLL TO RESUME CONTENT
Solidaritas Bukan Sekadar Slogan
Bagi keluarga besar PUK SPAMK FSPMI PT Suzuki Indomobil Motor, musibah yang menimpa masyarakat dan sesama anggota merupakan duka bersama. Karena itu, rasa prihatin tersebut diwujudkan dalam aksi nyata di lapangan.
Aksi ini membuktikan bahwa serikat pekerja tidak hanya berfokus pada perjuangan hak dan kesejahteraan buruh, tetapi juga memiliki kepekaan sosial serta tanggung jawab kemanusiaan yang tinggi. Setiap donasi dari anggota menjadi cerminan rasa persaudaraan dan solidaritas. Sekecil apa pun sumbangan yang diberikan, ketika disatukan akan menjadi bantuan yang sangat berarti bagi para korban.
Dari Anggota, untuk Anggota
Prinsip “dari anggota, untuk anggota” menjadi fondasi utama dalam kegiatan sosial ini. Para anggota PUK membuktikan bahwa kekuatan organisasi tidak hanya terletak pada struktur atau jumlah massa, melainkan pada rasa kebersamaan saat ada saudara yang tertimpa kesulitan.
Melalui bantuan ini, PUK berharap dapat meringankan beban para korban beserta keluarga yang terdampak bencana. Semangat kepedulian ini diharapkan terus terjaga dan menjadi bagian dari budaya organisasi.
”Solidaritas bukan sekadar kata. Solidaritas adalah ketika kita hadir, peduli, dan bergerak bersama saat saudara kita membutuhkan.”
• Tedi Sulasmana, S.Pd.I















