POLISI NEWS | LEBAK. Sekdes Desa situregen kecamatan panggarangan alergi wartawan dan Terkesan Buruk pelayanan kepada publik Saat di konfirmasi sekdes Desa situregen soal dugaan kasus pungli pembuatan sertifikat PTSL
Sekdes situregen insial AGS malah memarahi waratawan yang hendak konfirmasi soal dugaan kasus tersebut pada hari Minggu (2/6/2024)
Dengan nada tinggi menyampaikan kepada wartawan informasi itu tidak benar kalau mau tau sini datang ke saya dan kenapa harus konfirmasi ke saya bukan nya ke kepala desa nya maksud kalian apa katanya.
,,saya tunggu disini dikantor desa datang kesini sambil bentak bentak kepada wartawan dengan nada yang disampaikan oleh sekdes situregen Se olah olah tidak ingin di konfirmasi dan tidak ingin bermitra dengan pers atau waratawan
Sementara warga masyarakat yang Berdomisili di Desa situregen Mengaku jelas bawaha Di Desa Nya sedang tidak baik- baik saja Karena banyak permasalahan yang Belum tercium oleh aparat Penegak hukum di antaranya soal Pungli pembuatan sertifikat PTSL Jelas pihak Desa melakukan Pungli kepada kami selaku Masyarakat
Lanjut kata warga Pihak pemerintah Desa meminta kami untuk bayar DP dulu sebesar Rp 200.000 dua ratus ribu rupiah
Dengan dalih untuk biyaya ukur dan belanja matrai padahal pada saat pemerintah Desa meminta uang kepada kami itu belum ada pelaksanaan pengukuran tanah yang nantinya akan di buatkan sertifikat PTSL
Duga’an dari sejumlah awak media adanya Pungutan yang tidak sesuai dengan SKB tiga Menteri, karena berdasarkan keterangan sumber, AG memungut biaya pembuatan sertifikat sebesar Rp.350.000,-, sedangkan aturan dari pemerintah tidak boleh lebih dari Rp.150.000,-.
Terkait Duga’an ini, King Nanga selaku aktivis sangat menyayangkan, sehingga dirinya membuat laporan pengaduan (LP) ke Kejari Lebak, Senin/24/05/2024.
Harapan awak media.pemerintah Desa situregen agar meningkatkan pelayanan publik yang maksimal dan santun kepada siapa pun tidak lagi alergi kepada wartawan apalagi sampai membetak bentak wartawan pada saat melaksanakan tugas jurnalistik konfirmasi kepada pihak pemerintah Desa yang bersakutan
Jurnalis | Dani Saeputra






























