POLISI NEWS | ACEH TIMUR. Polemik yang melibatkan pegiat media sosial Dun Belanda kembali memanas. Setelah sebelumnya mengakui perbuatannya dan meminta maaf secara tertulis bermaterai kepada Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik, kini giliran Wakil Bupati Aceh Timur yang menjadi sasaran.
Peristiwa permintaan maaf kepada Bupati tersebut terjadi pada Sabtu (25/7/2026). Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky didampingi istri membuka pintu maaf dan mengajak seluruh masyarakat untuk bersama membantu kinerja pemerintah dalam membangun Aceh Timur.
Namun, usai meminta maaf, Dun Belanda kembali membuat kegaduhan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Diduga Fitnah Wabup Aceh Timur
Dalam sebuah video yang beredar, Dun Belanda menyebut bahwa selama ini aksinya mengkritik Bupati Aceh Timur merupakan suruhan dari orang nomor dua di Aceh Timur.
“Saya disuruh oleh Wakil Bupati Aceh Timur, jika saya sanggup menggulingkan (Bupati) maka saya dijanjikan oleh Wakil Bupati dibelikan mobil dan rumah,” ujar Dun Belanda dalam video tersebut.
Menanggapi hal itu, Polisinews mengkonfirmasi langsung kepada Wakil Bupati Aceh Timur, T. Zainal Abidin, melalui sambungan telepon WhatsApp pada Minggu (26/7/2026).
Wakil Bupati dengan tegas membantah pernyataan tersebut. Ia menyatakan tidak mengenal Dun Belanda secara pribadi.
“Ini fitnah terhadap saya dan saya tidak kenal dengan Dun Belanda, hanya sekadar dengar namanya apalagi gencar melakukan kritik di media TikTok,” tegas T. Zainal Abidin.
T. Zainal memberikan ultimatum 2×24 jam kepada Dun Belanda untuk mengklarifikasi pernyataannya yang menyebut dirinya sebagai dalang di balik kritik terhadap Bupati.
“Jika Dun Belanda tidak mengklarifikasi pernyataannya, maka kami akan membuat laporan resmi kepada pihak kepolisian,” ujar Wabup.
Ia menambahkan, kebenaran informasi tersebut diserahkan sepenuhnya kepada penilaian masyarakat.
“Semua ini tergantung kepada masyarakat, boleh percaya atau tidak. Yang perlu saya sampaikan bahwa apa yang disampaikan oleh Dun Belanda adalah fitnah,” pungkasnya.
Tim Polisi News














