POLISI NEWS | LEBAK. Pembangunan jalan hotmix menjadi pertanyaan aktivis Lebak karena diduga asal jadi. Terlihat jalan sudah pecah pecah disepanjang jalan.
Di papan Informasi volume :Bangunan Panjang 250 Meter lebar X 3 Meter Menelan Angaran Hingga Rp.216.798.000, dari sumber Dana APBDesa tahun anggaran 2024
Sementara ketebalan ketinggian jalan seharusnya 15 cm. Namun baru selesai dikerjakan jalan mulai pecah- pecah dan terlihat sudah pudar. Diduga pihak TPK membangun asal jadi sehingga patut dipertanyakan oleh pihak- pihak terkait.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut pengakuan masyarakat kampung Songak pembangunan jalan dengan menggunakan hotmix yang selesai ini. Terlihat tidak berkualitas dan mengkhawatirkan pembangunan jalan tersebut.
“Ketebalan dan ketinggian jalan saja sangat tipis. Jika dari anggaran lebih dua ratus juta ini. Namun jalan tidak layak dan patut dipertanyakan sisanya kemana,” tutur warga songak Desa Bojong Manik.
Sementara pihak TPK pelaksana pembangunan belum dapat dikonfirmasi oleh awak media karena sedang tidak ada di lokasi. Rabu (8/5/2024).
Pihak kepala Desa Bojong Manik Robana saat dihubungi oleh awak media tidak mengangkat telepon dan saat ditemui di kantornya kepala desa sedang tidak ada ditempat sampai berita ini diterbitkan awak media masih berupaya konfirmasi untuk mendapatkan tanggapan yang berimbang dalam pemberitaan soal pembangunan.
Jurnalis | Dani Saeputra














