Pembangunan Jalan Hotmix Desa Bojong Manik Menuai Pertanyaan Diduga Asal jadi

- Jurnalis

Kamis, 9 Mei 2024 - 07:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

POLISI NEWS | LEBAK. Pembangunan jalan hotmix menjadi pertanyaan aktivis Lebak karena diduga asal jadi. Terlihat jalan sudah pecah pecah disepanjang jalan.

Di papan Informasi volume :Bangunan Panjang 250 Meter lebar X 3 Meter Menelan Angaran Hingga Rp.216.798.000, dari sumber Dana APBDesa tahun anggaran 2024

Sementara ketebalan ketinggian jalan seharusnya 15 cm. Namun baru selesai dikerjakan jalan mulai pecah- pecah dan terlihat sudah pudar. Diduga pihak TPK membangun asal jadi sehingga patut dipertanyakan oleh pihak- pihak terkait.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut  pengakuan masyarakat kampung Songak pembangunan jalan dengan menggunakan hotmix yang selesai ini. Terlihat tidak berkualitas dan mengkhawatirkan  pembangunan jalan tersebut.

“Ketebalan dan ketinggian jalan saja sangat tipis. Jika dari anggaran lebih dua ratus juta ini. Namun jalan tidak layak dan patut dipertanyakan sisanya kemana,” tutur warga songak Desa Bojong Manik.

Sementara pihak TPK pelaksana pembangunan belum dapat dikonfirmasi oleh awak media karena sedang tidak ada di lokasi. Rabu (8/5/2024).

Pihak kepala Desa Bojong Manik Robana saat dihubungi oleh awak media tidak mengangkat telepon dan saat ditemui di kantornya kepala desa sedang tidak ada ditempat sampai berita ini diterbitkan awak media masih berupaya konfirmasi untuk mendapatkan tanggapan yang berimbang dalam pemberitaan soal pembangunan.

Jurnalis | Dani Saeputra

Baca Juga:  Silaturahmi dengan MUI dan Baznas, Faisal Hasrimy : Mari Bekerjasama untuk Umat 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Hafidz Cilik Tunanetra Asal Banyuwangi, Yasmin (9) Hafal 6 Juz Al-Qur’an Meski Buta Sejak Balita
11 Alat Berat Lintas Sektor Dikerahkan Percepat Normalisasi Sungai Sipange Tapteng
Tolak Stigma Londo Ireng, Jurnalis Sampang Aksi di DPRD : Kritik Adalah Hak, Bukan Pengkhianatan
Menenun Mimpi dari Batas Keterbatasan: Perjalanan Inspiratif Scholarindo Menebar Ilmu Tanpa Sekat
Dun Belanda Minta Maaf ke Wabup Aceh Timur, Akui Sebar Fitnah Secara Terpaksa
Wabup Aceh Timur Beri Ultimatum 2×24 Jam kepada Dun Belanda untuk Klarifikasi Tuduhan Fitnah
🔹 Meluruskan Narasi: Ibu Tunggal Berjuang Nafkahi Anak, Bisnis Pribadi Bukan Urusan PPWI
Sedekah Bumi Kadongdong Kidul Dimeriahkan Wayang Kulit “Cungkring Jadi Raja”
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:24 WIB

Hafidz Cilik Tunanetra Asal Banyuwangi, Yasmin (9) Hafal 6 Juz Al-Qur’an Meski Buta Sejak Balita

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:42 WIB

11 Alat Berat Lintas Sektor Dikerahkan Percepat Normalisasi Sungai Sipange Tapteng

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:57 WIB

Tolak Stigma Londo Ireng, Jurnalis Sampang Aksi di DPRD : Kritik Adalah Hak, Bukan Pengkhianatan

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:24 WIB

Menenun Mimpi dari Batas Keterbatasan: Perjalanan Inspiratif Scholarindo Menebar Ilmu Tanpa Sekat

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:42 WIB

Dun Belanda Minta Maaf ke Wabup Aceh Timur, Akui Sebar Fitnah Secara Terpaksa

Berita Terbaru