Bansos PKH BPNT BLT BBM Disunat Perangkat Desa Jalupang Mulya

POLISI NEWS | LEBAK BANTEN. Ketua RT RW diduga menyunat Bansos PKH BPNT BLT BBM milik warga Desa Jalupang Mulya mulai Rp 100.000 Rp 150000 dengan dalih untuk dibagikan kepada yang tidak mendapatkan dana bantuan. Selasa (6/12/22).

Setelah mendapatkan laporan hasil investigasi dari wartawan Polisi News Kabiro Lebak Banten anggkat bicara, sampaikan kepada pihak warga masyarakat desa Jalupang Muliya. “Kami siap mengawal dan segera melaporkan persoalan ini ke Tipikor Lebak Banten, “ujar  Kabiro Lebak.

Saat dikonfirmasi pihak Pemdes desa Jalupang Muliya tidak ada yang respon dari mereka sampai berita ini diturunkan. Selaku aktivis minta kepada pihak Pemdes segera klarifikasi dengan seluruh masyarakat.

Kasus pemotongan bantuan bansos untuk warga akan dilaporkan ke pihak yang berwajib dan pihak Dinsos Lebak Banten Provinsi Banten.

Kepala desa Jalupang Muliya Jasir menjawab pertanyaan soal pungli di desa jalupang Muliya soal pemotongan lapangan mulai dari Rp 100.000 hingga Rp 150000, dengan dalih untuk yang tidak dapat bantuan.

“Saya tidk menyuruh kepada RT  RW  untul memotong batuan tersebut, mungkin ini ide RT RW agar yang tidak dapat dapat merasakan bantuan. Karrna adanya bantuan dari pemerintah sangat menghambat kekompakan di setiap kampung. Menurut warga saat kerja bakhti warga bilang tidak dapat Bansos, maka RT RW punya inisiatif memotong bantuan dan dibagikan kepada yang tidak dapat, ” tuturnya.

“Kami sempat bicara dengan para RT RW dan tokoh masayarakat itu atas kesepakatan peneima KPM. pemotongan bantuan tersebut bukan  untuk kepentingn pribadi melainkn untuk menjaga kebersmaan di kampung. Sebagai kepala desa tadak bisa melihat kecemburuan soasial antar warga akan merusak kerukunan antar warga dan pemotongan dana tidak paksaan bagi penerimanya.

Jurnalis | Tim Polisi News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *