Penembakan 3 Warga Sipil di Maybrat Picu Protes, Kantor Hukum PERPFEN Desak Pengusutan Tuntas

- Jurnalis

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLISINEWS.com | SORONG. Aksi penembakan terhadap warga sipil kembali terjadi di Papua Barat Daya. Tiga warga dilaporkan mengalami luka tembak dalam insiden yang terjadi di Kampung Ainod, Distrik Sifat, Kabupaten Maybrat, Kamis (13/8/2026) pukul 18.00 WIT.

Ketiga korban teridentifikasi bernama Silvester Asem, Selfiana Sory, dan Anike Fatie. Usai insiden, mereka harus menempuh perjalanan darat selama kurang lebih empat jam dari Maybrat menuju Kota Sorong untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

Rombongan tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sele Be Solu, Kota Sorong, pada Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 20.00 WIT dengan pengawalan keluarga yang histeris menyaksikan kondisi para korban. Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, puluhan aparat bersenjata lengkap disiagakan di area rumah sakit.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat memantau langsung kondisi korban di RSUD Sele Be Solu, Kepala Kantor Hukum PERPFEN (Pengacara dan Penasehat Hukum Fokker4 Nusantara), Agung RPP, mengutuk keras insiden tersebut.

“Masyarakat, pemerintah, dan khususnya Aparat Penegak Hukum (APH) wajib mengawal kasus ini hingga tuntas. Pelaku harus diidentifikasi dan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku agar keadilan bagi korban terwujud,” ujar Agung kepada wartawan.

Agung menegaskan bahwa ketiga korban adalah warga sipil murni yang tidak terafiliasi dengan kelompok bersenjata maupun kekuatan politik mana pun. Menurutnya, penembakan terhadap warga tak berdosa ini merupakan tindakan tidak manusiawi dan melanggar hukum.

Lebih lanjut, ia meminta masyarakat untuk memercayakan penanganan kasus ini kepada APH serta mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memperkeruh suasana di Sorong maupun Maybrat.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi keamanan di Kota Sorong dan Kabupaten Maybrat terus dipantau ketat oleh aparat gabungan TNI-Polri. Sementara itu, ketiga korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD Sele Be Solu.

Baca Juga:  Penadah Motor Bodong Hasil Curanmor via Facebook Diringkus Polres Majalengka

• Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Resah Laporan Warga, Muspika dan Aliansi Ormas Solokanjeruk Ultimatum Penjual Miras dan Obat Golongan G
Dugaan Penyalahgunaan Dana Rabat Beton di Desa Cijagra Akan Dilaporkan ke Ditkrimsus Polda Jabar
Ketika Pembunuh Berteriak Soal Keadilan: Sebuah Ironi di Ruang Sidang
Soal PT Ayam Mas, GMBI Tantang Wabup Lebak: Jangan Cuma Gertak, Publik Butuh Sanksi Tegas!
Soroti Sidak Lapas Cibinong, Agung RPP Minta Ombudsman Buka Temuan Transparan ke DPR
Dugaan Pungli Bantuan Ketahanan Pangan di Desa Cipaku Resahkan Warga, Ada Aliran Dana Gelap
Ketimpangan di Balik Tembok Lapas Cibinong: Ketika Hukum Tegas di Atas Kertas, Tapi Mulur di Lapangan
Revisi UUPA: Jangan Jadikan Rakyat Aceh Penonton di Tanah Sendiri
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Resah Laporan Warga, Muspika dan Aliansi Ormas Solokanjeruk Ultimatum Penjual Miras dan Obat Golongan G

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Dugaan Penyalahgunaan Dana Rabat Beton di Desa Cijagra Akan Dilaporkan ke Ditkrimsus Polda Jabar

Selasa, 29 September 2026 - 04:07 WIB

Ketika Pembunuh Berteriak Soal Keadilan: Sebuah Ironi di Ruang Sidang

Senin, 28 September 2026 - 18:39 WIB

Soal PT Ayam Mas, GMBI Tantang Wabup Lebak: Jangan Cuma Gertak, Publik Butuh Sanksi Tegas!

Senin, 28 September 2026 - 11:17 WIB

Soroti Sidak Lapas Cibinong, Agung RPP Minta Ombudsman Buka Temuan Transparan ke DPR

Berita Terbaru