Semarak Peringatan 1 Muharam 1447 H, Sekemantren Cisimeut Gelar Pawai Obor dan Doa Bersama

- Jurnalis

Jumat, 27 Juni 2025 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

POLISI NEWS | LEBAK. Masyarakat Sekemantren Cisimeut induk, menggelar peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1447 Hijriah dengan penuh khidmat dan semarak, (27/6/2025).

Kegiatan dipusatkan di Alun-alun Cisimeut Induk, Kampung Bantar. Naga, dengan dihadiri oleh para ulama, umaro, tokoh masyarakat, dan ratusan warga dari lima desa eks Cisimeut Induk Desa Cisimeut, Cisimeut Raya, Margawangi, Sangkanwangi, dan Nayagati.

Acara dimulai dengan Pawai Obor yang diikuti oleh pelajar, santri, pemuda, serta warga umum dari berbagai penjuru desa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan obor menyala di tangan dan lantunan salawat serta takbir, barisan peserta menyusuri jalan kampung sebagai simbol semangat hijrah dan cahaya Islam yang menerangi kehidupan.

Dalam peringatan ini turut hadir dan memberikan tausiyah keagamaan, KH. Fiqih Noval Hamzali dari Leuwiliang Bogor, yang menyampaikan pesan hijrah spiritual untuk memperbaiki diri, mempererat ukhuwah islamiyah, serta memperkokoh iman dan takwa menyambut Tahun Taru Hijriah.

Suasana semakin khusyuk ketika lantunan ayat suci Al-Qur’an dibacakan dengan merdu oleh H. Heri Kuswanto, Qori Internasional asal Batam, yang diundang khusus untuk menyemarakkan acara ini.

Peringatan tahun baru Islam kali ini menjadi momentum penting dalam mempererat kembali tali silaturahmi dan semangat persatuan warga Sekemantren Cisimeut.

Seluruh tokoh yang hadir, termasuk para alim ulama dan aparat pemerintahan desa, menyerukan pentingnya menjaga keharmonisan dan nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

Menariknya, lima kepala desa di wilayah Sekemantren Cisimeut  yaitu Kepala Desa Cisimeut induk, Cisimeut Raya, Margawangi, Sangkanwangi, dan Nayagati, selalu menunjukkan kekompakan dan dukungan penuh setiap tahun dalam menyukseskan acara ini.

Sinergi para kepala desa ini menjadi simbol kuat bahwa meskipun Cisimeut telah terbagi menjadi beberapa desa, semangat kebersamaan dan warisan nilai-nilai religius tetap menyatukan mereka.

Baca Juga:  Pemkab Langkat Tertibkan Bangunan Tanpa Izin di Objek Wisata Bukit Lawang 

“Tahun baru Islam bukan hanya pergantian waktu, tapi momen untuk berhijrah, meninggalkan keburukan menuju kebaikan, serta menguatkan tekad membangun masyarakat yang religius, damai, dan bersatu,” ujar salah satu tokoh masyarakat dalam sambutannya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama pada Kamis (26/6/2025), memohon keberkahan, keselamatan, dan kemajuan untuk umat Islam, khususnya masyarakat Cisimeut dan sekitarnya di tahun baru 1447 Hijriah ini.

Jurnalis | M. Juhri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Hafidz Cilik Tunanetra Asal Banyuwangi, Yasmin (9) Hafal 6 Juz Al-Qur’an Meski Buta Sejak Balita
11 Alat Berat Lintas Sektor Dikerahkan Percepat Normalisasi Sungai Sipange Tapteng
Tolak Stigma Londo Ireng, Jurnalis Sampang Aksi di DPRD : Kritik Adalah Hak, Bukan Pengkhianatan
Menenun Mimpi dari Batas Keterbatasan: Perjalanan Inspiratif Scholarindo Menebar Ilmu Tanpa Sekat
Dun Belanda Minta Maaf ke Wabup Aceh Timur, Akui Sebar Fitnah Secara Terpaksa
Wabup Aceh Timur Beri Ultimatum 2×24 Jam kepada Dun Belanda untuk Klarifikasi Tuduhan Fitnah
🔹 Meluruskan Narasi: Ibu Tunggal Berjuang Nafkahi Anak, Bisnis Pribadi Bukan Urusan PPWI
Sedekah Bumi Kadongdong Kidul Dimeriahkan Wayang Kulit “Cungkring Jadi Raja”
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:24 WIB

Hafidz Cilik Tunanetra Asal Banyuwangi, Yasmin (9) Hafal 6 Juz Al-Qur’an Meski Buta Sejak Balita

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:42 WIB

11 Alat Berat Lintas Sektor Dikerahkan Percepat Normalisasi Sungai Sipange Tapteng

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:57 WIB

Tolak Stigma Londo Ireng, Jurnalis Sampang Aksi di DPRD : Kritik Adalah Hak, Bukan Pengkhianatan

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:24 WIB

Menenun Mimpi dari Batas Keterbatasan: Perjalanan Inspiratif Scholarindo Menebar Ilmu Tanpa Sekat

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:42 WIB

Dun Belanda Minta Maaf ke Wabup Aceh Timur, Akui Sebar Fitnah Secara Terpaksa

Berita Terbaru