POLISI NEWS | LEBAK BANTEN. Akibat pemberitaan penyalahgunaan Kartu Indonesia Pintar (KIP) di SDN 1 Ciminyak Kecamatan Muncang. Kaperwil Banten. Didatangi 200 orang dari warga Ciminyak tidak terima atas pemberitaan tersebut, Jumat (21/07/2023) sekira 21.00 WIB.
Setelah berita beredar guru-guru langsung intimidasi narasumber atas nama Solihat warga kp. Sukabagja RT 007 Rw 001.
Solihat narasumber dari wali murid ananda Galang didatang Kaperwil Dani saeputra sambil menangis setelah pulang dari sekolah SDN 1 ciminyak. Menurut pengakuan dirinya dicaci maki oleh oknum guru tersebut lalu Dani Saeputra menelpon pihak guru tersebut.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Menanyakannya prihal kenapa narasumber sampai nangis begini guru menjawab, “Oya saya omongin tadi di sekolah biar menyikapi soal KIP ini bukan dari sebelah pihak,”kata si guru’
Setelah itu Dani Saeputra tidak curiga waktu singkat sekitar pukul 6 sore ada orang datang ke warungnya yang berada di kp. Ciminyak desa Ciminyak samping wisatawan Ranca hideung.
Saat yang datang ke warung kebetulan Dani Saeputra sedang tidak ada di rumah, ia sedang keluar menengok ibunya yang sedang sakit
Tiba tiba sang istri telepon ngasih kabar bahwa di warung ada dua orang laki laki satu bernama Dana satu yang satunya belum diketahui namanya. Tidak lama kemudian Dani Saeputra mengangkat telpon dengan nomor baru. Tanpa ada rasa curiga Dani Saeputra pun berbicara dan penelpon itu mau ketemu penting, “ia kang Dani ada bisnis. Alasan penelpon tadi, kata Dani. Jawab, “Dani oke nanti pukul 21.00 WIB saya pulang tunggu aja di warung, “kata Dani.
Sesampainya di warung Dani orang tersebut langsung menghajar pipi sebelah kanan sambil ngejenggut rambut. Namun tiba-tiba datang 200 orang dihadapannya.
Karena banyak orang sekitanya Dani Saeputra langsung menelpon Kapolsek Muncang, yang langsung hadir dua anggota Polisi di rumah Dani Saeputra sambil di giring orang banyak ke Polsek.
Setelah tiba di Polsek Dani dipukuli di depan Anggota Polisi beramai ramai. Dengan banyaknya warga Polisi tidak kuat menahan warga, bahkan oknum warga mengancam akan membakar kantor Polsek.
Oknum waraga yang bernama Nana warga Ciminyak Putara anak dari H. Nanana kp. Ciminyak pasar sebanyak otak yang memulai pemukulan terhadap Dani Saeputra di warung sampai di Polsek Muncang.
Menurut sesepuh Buya Sujana Kharis mengatakan, “Perdamaian yang dibuat bersama 200 orang sama Dani Saeputra disaksikan Kapolsek ini tidak dibenarkan. Proses hukum pemukulan harus tetap berjalan, “ungkapnya.
Saat wartawan menghubungi Kapolsek menjelaskan,”Jika hal ini saya rasa sudah selesai dan mereka telah menandatangani surat pernyataan damai dan tidak lagi mempermasalahkan kasus tersebut, “tuturnya.
Entah ini sesuai realita atau tidak yang pastinya itulah hasil klarifikasi kami pada Kapolsek Muncang.
Sehubungan atas terjadinya pengeroyokan/penganiayaan murni terhadap rekan rekan kami saudara Dani Saeputra yang terjadi di wilayah hukum Polsek Muncang kec Lebak Banten provinsi Banten
Kami ingin klarifikasi terkait kendala yang terjadi sehingga pelaku pengeroyokan sampai kini belum diamankan oleh pihak Kepolisian Sektor Muncang.
Di grup kami kru Polisi news korban menjelaskan jika dia sempat di aniaya di kantor polisi oleh sekian pelaku dan saat pengeroyokan itu terjadi ada dua orang anggota Kepolisian sektor Muncang. Namun diduga tidak melerai atau mengamankan korban dari amukan pelaku. Mohon insiden pengeroyokan rekan kami yang terjadi di kantor Polsek Muncang agar di jelaskan sesuai fakta yang terjadi.
Media Polisi News sangat menyayangkan pihak Kepolisian Polda Banten pada Polsek Muncang yang tidak tanggap dengan reaksi masyarakat yang melakukan penganiayaan di kantor Polisi tersebut.
“Kami selaku Mitra Kepolisian RI (media Polisi News) berharap penuh kepada Bpk Kapolsek Muncang agar kiranya kasus penganiayaan terhadap rekan kami dapat di tangkap dan di proses sesuai aturan hukum yang mereka labrak.”
Meminta kepada Kapolsek Muncang untuk Responsif 3 x 24 jam para pelaku harus di tangkap jika tidak maka kami akan meminta suaka pada Kadiv Propam Kadiv Humas serta kepada Pallawa satu dan Tribrata.
Kepolisian Sektor Muncang dapat memahami lebih dan kurangnya mohon di maafkan. Salam setia dari kami unsur KBPPPolri Polda Sulsel.
Jurnalis | Tim Polisi News















