POLISI NEWS.com | KUNINGAN. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kuningan akan menggelar Operasi Patuh Lodaya 2026 selama 14 hari, terhitung dari 8 hingga 21 Juni 2026.
Operasi ini menargetkan penindakan terhadap 11 jenis pelanggaran prioritas lalu lintas guna menekan angka kecelakaan dan meningkatkan disiplin berlalu lintas di Kabupaten Kuningan. Sabtu (6/6/2026).
Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar melalui Kasat Lantas AKP Aktuin Moniharapon menjelaskan, operasi tahun ini mengusung tema “Optimalisasi Transformasi Penegakan Hukum Secara Elektronik Mewujudkan Masyarakat yang Patuh dan Tertib Hukum.” Penegakan hukum akan mengintegrasikan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dengan tilang manual untuk pelanggaran kasat mata, tetap dengan pendekatan humanis dan edukatif.
“Kami telah melakukan sosialisasi intensif sejak jauh hari melalui media sosial, spanduk, dan penyuluhan kepada komunitas serta pelajar. Tujuannya agar masyarakat paham sasaran prioritas operasi ini,” ujar AKP Aktuin dalam keterangan persnya, Sabtu (6/6/2026).
Adapun 11 pelanggaran prioritas yang menjadi fokus penindakan adalah:
• Tidak menggunakan sabuk pengaman.
• Menggunakan ponsel saat berkendara.
• Melanggar marka dan rambu lalu lintas.
• Menerobos lampu merah.
• Melebihi batas kecepatan.
• Melawan arus.
• Tidak menggunakan helm SNI.
• Berboncengan melebihi kapasitas.
• Pelat nomor tidak sesuai aturan.
• Knalpot bising (brong).
• Kendaraan tidak sesuai spesifikasi teknis/kelengkapan.
Operasi akan dipusatkan di ruas jalan padat seperti Jalan Siliwangi, Ir. H. Juanda, R.E. Martadinata, dan Ir. Dr. Soekarno. Selain itu, pengawasan ketat juga diterapkan di kawasan rawan kecelakaan seperti jalur Kuningan–Ciamis, Kuningan–Cirebon, dan Jalan Eyang Hasan Maolani.
AKP Aktuin menegaskan bahwa selain penindakan tegas, petugas juga akan memberikan teguran simpatik dan edukasi. “Keselamatan adalah kebutuhan bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat Kuningan untuk melengkapi kelengkapan berkendara dan mematuhi aturan demi terciptanya lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar,” pungkasnya.
Jurnalis | Toto S.




















