POLISI NEWS.com | CIREBON. Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA) Cirebon Raya bersama Bikers Journalist Indonesia (BJI) mendampingi korban dugaan kekerasan seksual yang diduga dilakukan oleh ayah tiri. Pendampingan tersebut berlangsung saat korban menjalani pemeriksaan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) pertama di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Cirebon, Kamis (4/6/2026).
Ketua Komnas PA Cirebon Raya, Siti Nuryani, S.Pd., atau yang akrab disapa Bunda Yani, didampingi oleh Vani Meyliani, S.H., menjelaskan bahwa kehadiran mereka merupakan bentuk tugas lembaga dan kepedulian terhadap korban.
“Alhamdulillah, hari ini Komnas Perlindungan Anak dapat mendampingi proses BAP pertama korban. Kondisi korban saat ini masih mengalami trauma hebat, sehingga kami akan terus memberikan pendampingan,” ujar Yani.
Yani mengungkapkan bahwa tindakan asusila terhadap korban telah berlangsung sejak ia masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Saat itu, korban sempat melawan namun kalah tenaga sehingga tidak dapat menghindari kejadian tersebut.
Selain tekanan dari pelaku, korban juga mengalami tekanan psikologis karena sikap ibu kandungnya. “Yang membuat korban semakin tertekan adalah sikap ibu kandung yang seharusnya menjadi pelindung, justru terkesan membela ayah tirinya. Hal itulah yang menyebabkan trauma berat pada korban,” jelas Yani.
Sementara itu, Ketua Harian Bikers Journalist Indonesia (BJI), Arsy Al Banzary, memastikan pihaknya akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Sebagai mitra kepolisian dan Komnas PA, BJI berkomitmen mendukung upaya penegakan hukum.
“Sebagai mitra Kepolisian dan Komnas PA, kami pastikan BJI akan terus mengawal kasus ini hingga korban mendapatkan keadilan,” tegas Arsy yang juga menjabat sebagai Redaktur di media Kontroversi News.
Arsy berharap pihak kepolisian dapat segera menindaklanjuti kasus ini. Ia menyatakan respek terhadap proses hukum yang berjalan dan menyerahkan penanganan teknis sepenuhnya kepada aparat.
“Kami meminta agar pihak kepolisian segera melakukan tindak lanjut atas kasus ini supaya korban benar-benar mendapatkan keadilan. Kami juga menghormati seluruh prosesnya dan mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada Polresta Cirebon,” pungkasnya.
Jurnalis | Toto Sumanto




















