Mengenal Suku Anak Dalam di Musi Banyuasin

- Jurnalis

Minggu, 15 Januari 2023 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLISI NEWS | MUBA. Sumatra Selatan, tepatnya di Kecamatan Bayung Lencir, serta kecamatan Batang Hari Leko ( BHL), masih banyak terdapat Suku yang menetap di pedalaman atau di hutan. Suku ini di sebut Suku Anak Dalam (SAD), yang keberadaanya kini sudah banyak bermasyarakat, dengan membentuk suatu kampung untuk hidup berdampingan dengan keluarga lain.

Pemerintah Musi Banyuasin, sudah banyak memberikan perhatian kepada warga Suku Anak Dalam ini, dengan memberikan bantuan tempat tinggal, pakaian, serta makanan bergizi. Minggu(15-01-2023)

Bahkan, beberapa lokasi keberadaan Suku Anak Dalam ini, sudah banyak diturunkan para pengajar atau pendidik, agar Warga Suku Anak Dalam bisa mengetahui aksara bahasa indonesia, serta mengenal pendidikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pj Bupati Musi Banyuasin, Apriyadi Mahmud mengatakan, keberadaan Suku Anak Dalam di wilayah Musi Banyuasin (MUBA) cukup banyak, mereka sudah banyak yang hiduo bermasyarakat dengan membuat suatu perkampungan.

” Saat ini keberadaan Suku Anak Dalam yang ada di wilayah Muba, sudah banyak yang mengenyam sekolah dan juga sudah banyak yang bisa membaca aksara bahasa indonesia. Kita selalu memberikan bantuan baik pengobatan puskesmas, mauoun tempat tinggal serta pakaian dan makanan,” pungkas Apriyadi.

Saat ini petugas dari disdukcapil Musi Banyuasin, tengah melakukan perekaman di wilayah kampung Suku Anak Dalam yang ada di dua kecamatan, agar mereka layak menjadi warga negara indonesia yang sama haknya, dengan memiliki KTP serta Kartu Keluarga.

Jurnalis | Candra G

Baca Juga:  Ratusan Desa di Banten Masih Tertinggal, Paling Banyak di Kabupaten Lebak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Dirgahayu RI Ke 81: Ketum & Sekjen FRIC Ajak Bersatu Jaga dan Bangun Negeri
Warga Raas Sambut Peresmian Ribuan Jembatan & Air Bersih oleh Presiden Prabowo
Hafidz Cilik Tunanetra Asal Banyuwangi, Yasmin (9) Hafal 6 Juz Al-Qur’an Meski Buta Sejak Balita
11 Alat Berat Lintas Sektor Dikerahkan Percepat Normalisasi Sungai Sipange Tapteng
Tolak Stigma Londo Ireng, Jurnalis Sampang Aksi di DPRD : Kritik Adalah Hak, Bukan Pengkhianatan
Menenun Mimpi dari Batas Keterbatasan: Perjalanan Inspiratif Scholarindo Menebar Ilmu Tanpa Sekat
Dun Belanda Minta Maaf ke Wabup Aceh Timur, Akui Sebar Fitnah Secara Terpaksa
Wabup Aceh Timur Beri Ultimatum 2×24 Jam kepada Dun Belanda untuk Klarifikasi Tuduhan Fitnah
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:43 WIB

Dirgahayu RI Ke 81: Ketum & Sekjen FRIC Ajak Bersatu Jaga dan Bangun Negeri

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:06 WIB

Warga Raas Sambut Peresmian Ribuan Jembatan & Air Bersih oleh Presiden Prabowo

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:24 WIB

Hafidz Cilik Tunanetra Asal Banyuwangi, Yasmin (9) Hafal 6 Juz Al-Qur’an Meski Buta Sejak Balita

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:42 WIB

11 Alat Berat Lintas Sektor Dikerahkan Percepat Normalisasi Sungai Sipange Tapteng

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:57 WIB

Tolak Stigma Londo Ireng, Jurnalis Sampang Aksi di DPRD : Kritik Adalah Hak, Bukan Pengkhianatan

Berita Terbaru

Militer News

Taklimat Awal Audit Itjenal 2026 di Kodaeral XIV Sorong Resmi Dibuka

Selasa, 18 Agu 2026 - 19:05 WIB