Mayat Seorang Perempuan Dengan Tangan Terikat di Pinggir Jalan Raya Tlajung Udik 

- Jurnalis

Selasa, 16 Desember 2025 - 09:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat korban meninggalkan toko bangunan setelah membeli kabel

Saat korban meninggalkan toko bangunan setelah membeli kabel

POLISI NEWS | KAB. BOGOR.  Warga Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor digegerkan oleh penemuan mayat seorang perempuan dengan kondisi tangan terikat di pinggir Jalan Raya Tlajung Udik, tepatnya di depan SPBU Kedep, pada Sabtu (6/12/25).

Ketua RW Cecep, mengatakan penemuan mayat pertama kali dilaporkan warga sekitar pukul 18:00 WIB. “Awalnya sekitar jam 6 ada laporan warga adanya penemuan mayat di depan POM Kedep. Setelah itu saya langsung ke lokasi,” ujarnya.

“Saat tiba di TKP sudah banyak warga berkumpul. Saya belum sempat memeriksa apa-apa, tapi kondisi mayatnya tengkurap,” lanjut Cecep.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Cecep menyebut, dirinya langsung melaporkan hal tersebut kepada Bhabinkamtibmas setempat. Tak lama setelah itu, pihak Kepolisian tiba di lokasi dan mengevakuasi jasad korban.

Menurut Cecep, mayat berjenis kelamin perempuan dan diduga menjadi korban pembunuhan. 
“Pas Polisi datang dan dicek, tangannya terikat dan jari telunjuk kaki sebelah kiri patah. Kemungkinan sih pembunuhan,” ungkapnya.

Di sekitar lokasi ditemukan sebuah angkot yang terparkir, namun Cecep menegaskan kendaraan tersebut memang biasa terparkir di area tersebut dan tidak diketahui keterkaitan dengan kejadian.

Lanjut, Cecep bahwa tidak ada warga sekitar yang mengenali mayat korban tersebut dibuang di TKP. “Warga di sini nggak ada yang kenal. kemungkinan itu warga luar,” katanya.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban serta motif dibalik pembunuhan tersebut.

Menurut anak korban berinisial AL, ibunya berangkat dari Sukmajaya Depok pukul 09.00 WIB. menuju Perumahan Pesona Kahuripan 7, karena korban sedang merenovasi rumahnya. Kepada Ricad wartawan Polisinews.com.

Lanjut, “Bahwa korban pergi bersama seseorang orang tak dikenal menuju toko bangunan sekitar 10.15 WIB. untuk membeli kabel Eterna putih tembaga 3 x 1,5 mm sepanjang 20 meter, “ujarnya.

Baca Juga:  Bareskrim Polri Tetapkan Ambroncius Nababan Sebagai Tersangka

Dari tangkapan layar CCTV, AR (korban) bersama seorang lelaki turun dari motor Yamaha Soul GT 125 2SX warna merah mereka lalu memasuki toko bangunan untuk membeli kabel.

Setelah membeli kabel yang dibutuhkan korban  sekitar 10.38 WIB, Keduanya pergi menuju  Perumahan Pesona Kahuripan 7 lewat pos security pintu belakang perumahan.

Namun sekitar AR jam 17.24 WIB keluar dari Perumahan Pesona Kahuripan 7 (PK7), ada penemuan mayat wanita di depan POM Kedep posisi tepat di samping mobil angkot pinggir jalan jam 18.00. WIB.

Jurnalis | Humas Polisi News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sambangi Tapteng, Wapres Gibran Didesak 4 Kades Pulihkan Akses Jalan dan Listrik Pasca-Bencana
Kawal RUU Perampasan Aset, PP GPPMI Dukung Keberanian Sufmi Dasco Ahmad
Bahaya Mikroplastik: Mengapa Makanan dan Minuman dari Wadah Plastik Panas Berisiko Kanker?
Aksi Cepat Kapolri Bantu Korban Gempa NTT Tuai Apresiasi Pengamat
Aura Bukan Kostum: Mengapa Keaslian Adalah Frekuensi Tertinggi
Dibalik Polemik Baitul Mal Aceh: Benarkah Ada Potongan Rp4,5 Juta? Ini Fakta Sebenarnya
Proyek Rabat Beton Blok Tripel Warujaya Dipersoalkan Warga, Dugaan Keterlambatan Jadi Sorotan
Pilot Tewas Diserang KKB, Praktisi Hukum dan Jurnalis Desak Keamanan Penerbangan Perintis Papua Diperkuat
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 20:35 WIB

Sambangi Tapteng, Wapres Gibran Didesak 4 Kades Pulihkan Akses Jalan dan Listrik Pasca-Bencana

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:53 WIB

Kawal RUU Perampasan Aset, PP GPPMI Dukung Keberanian Sufmi Dasco Ahmad

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:58 WIB

Bahaya Mikroplastik: Mengapa Makanan dan Minuman dari Wadah Plastik Panas Berisiko Kanker?

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Aksi Cepat Kapolri Bantu Korban Gempa NTT Tuai Apresiasi Pengamat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:43 WIB

Aura Bukan Kostum: Mengapa Keaslian Adalah Frekuensi Tertinggi

Berita Terbaru

Mabes Polri

Cegah C3 dan Balap Liar, Polres Langkat Perkuat Patroli Dini Hari

Senin, 28 Sep 2026 - 18:29 WIB