Pilot Tewas Diserang KKB, Praktisi Hukum dan Jurnalis Desak Keamanan Penerbangan Perintis Papua Diperkuat

- Jurnalis

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

POLISINEWS.com | SORONG. Insiden penyerangan yang menewaskan pilot pesawat perintis milik PT AMA di Bandar Udara Ipdeheik, 2 Juli 2026. Yahukimo, Papua Pegunungan, menuai kecaman keras. Praktisi hukum sekaligus Jurnalis senior wilayah Papua Barat Daya yang akrab disapa Agung—yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Klinik Hukum PERAPFEN (Pengacara dan Penasihat Hukum Fokker 4 Nusantara)—menilai peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi seluruh pihak terkait, Kamis (03/07/2026).

Berdasarkan laporan yang diterima dari sejumlah sumber terpercaya, pesawat tersebut beroperasi sebagai penerbangan perintis dan membawa tujuh penumpang saat kejadian. Agung menegaskan, bagi masyarakat pedalaman Papua, pesawat perintis bukan sekadar sarana transportasi, melainkan urat nadi kehidupan yang menghubungkan akses logistik, layanan kesehatan, pendidikan, hingga kebutuhan pokok sehari-hari.

“Insiden ini menjadi pengingat keras bahwa keselamatan dan keamanan penerbangan perintis harus menjadi perhatian utama dan tanggung jawab bersama,” ujar Agung dalam keterangannya kepada media.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Agung, langkah strategis yang paling mendesak untuk mencegah kejadian serupa terulang meliputi:

Memperkuat pengamanan di setiap bandar udara di wilayah rawan, Meningkatkan pengawalan dan keamanan rute penerbangan oleh instansi terkait, Menggunakan teknologi pemantauan keamanan yang lebih canggih dan modern, Mempererat sinergi yang kokoh antara pemerintah, aparat keamanan, operator penerbangan, dan masyarakat setempat.

Selain itu, Agung meminta Aparat Penegak Hukum (APH) mengusut kasus ini secara tuntas, mengungkap kronologi dan fakta lengkap di lapangan, serta memastikan keamanan penerbangan perintis tetap terjaga. Hal ini penting agar mobilitas masyarakat tidak terganggu dan jalur distribusi logistik ke pedalaman Papua tetap berjalan lancar tanpa hambatan, sehingga dengan demikian masyarakat secara tidak langsung merasa aman.

Jurnalis | Arpp🇮🇩

Baca Juga:  Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Proyek Rabat Beton Blok Tripel Warujaya Dipersoalkan Warga, Dugaan Keterlambatan Jadi Sorotan
Pesawat AMA Dibakar KKB di Yahukimo: Pilot Tewas Dianiaya, 7 Penumpang Selamat
KOMPAK Desak APH Usut Proyek Gorong-Gorong SMAN 1 Lemahabang yang Dinilai Berbahaya
Dugaan Pungli Bansos Ketahanan Pangan di Desa Padamukti Resahkan Warga, Aliran Dana Dipertanyakan
Dugaan Pungli Warnai Penyaluran Bansos di Kelurahan Kenanga Cirebon, Puskesos Bantah Terima Setoran
6 KK Desa Sait Kalangan II Tuntut Keadilan Relokasi, Dokumen Lengkap Namun Tak Diterima BPBD
Rakercab GRIB Jaya Lebak Tetapkan Program Prioritas 2026, Libatkan 28 PAC
PUK SPAMK FSPMI Suzuki SIM Bekali Kader Media, Awasi Perjuangan di Era Digital
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:18 WIB

Pilot Tewas Diserang KKB, Praktisi Hukum dan Jurnalis Desak Keamanan Penerbangan Perintis Papua Diperkuat

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:27 WIB

Pesawat AMA Dibakar KKB di Yahukimo: Pilot Tewas Dianiaya, 7 Penumpang Selamat

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:56 WIB

KOMPAK Desak APH Usut Proyek Gorong-Gorong SMAN 1 Lemahabang yang Dinilai Berbahaya

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:18 WIB

Dugaan Pungli Bansos Ketahanan Pangan di Desa Padamukti Resahkan Warga, Aliran Dana Dipertanyakan

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:51 WIB

Dugaan Pungli Warnai Penyaluran Bansos di Kelurahan Kenanga Cirebon, Puskesos Bantah Terima Setoran

Berita Terbaru