Polda Metro Jaya Beri Pendampingan Psikologis kepada Tiga Korban Dugaan Penyekapan di Jakpus

- Jurnalis

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

POLISI NEWS.com | JAKARTA. Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Pusat memberikan pendampingan psikologis dan pemeriksaan kesehatan kepada tiga korban dugaan penyekapan di Jakarta Pusat.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor LBH, Jl. Kwini No.9, RT.9/RW.1, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (2/7/2026). Pendampingan dilakukan oleh Tim Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya dan Tim Dokkes, didampingi Polres Metro Jakarta Pusat serta tim penasihat hukum.

Kabag Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya AKBP Ida Bagus Gede Adi Putra Y. mengatakan, kegiatan itu dilakukan untuk memastikan kondisi para korban, baik secara fisik maupun psikologis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tujuannya adalah untuk memastikan adik-adik kita ini berada dalam keadaan yang sehat, baik secara fisik maupun secara psikologis, agar mereka dapat melanjutkan proses ini seperti ketentuan yang berlaku,” ujar AKBP Ida Bagus.

Ia menjelaskan, tim melakukan asesmen awal terhadap para korban. Hasil asesmen tersebut akan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan dalam proses pendampingan berikutnya.

Menurut Ida Bagus, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan penyidik dan tim penasihat hukum terkait kebutuhan para korban selama proses hukum berjalan.

“Nanti tentu kami akan berkoordinasi dengan teman-teman penyidik, apa yang dibutuhkan kembali. Semuanya berproses untuk membantu proses penyidikan maupun proses-proses lainnya agar perkara ini menjadi lebih terang,” katanya.

Ia menyebut para korban masih dapat mengikuti proses pendampingan yang dilakukan tim. Namun, kondisi psikologis korban masih perlu dievaluasi lebih lanjut.

“Yang jelas kami saat ini telah melakukan asesmen awal, dan asesmen ini akan kami tindak lanjuti dalam konteks memberikan pendampingan,” ujarnya.

Ida Bagus menambahkan, pendampingan akan tetap diberikan apabila para korban membutuhkan layanan kesehatan maupun dukungan psikologis lanjutan.

Baca Juga:  Wakapolri Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak-Anak Yatim

“Yang utama adalah para korban kembali sehat, baik jasmani maupun rohani,” pungkasnya.

(Wahyu Widodo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Wakapolri: 418 Lulusan Sespim Siap Jadi Garda Terdepan Hadapi Tantangan Global dan Era Digital
Wakapolri Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak-Anak Yatim
Masjid Panggilan Sujud Direvitalisasi, Ini Pesan Wakapolri
SMAN 6 Karawang Barat Resmi Terima 322 Siswa Baru SPMB 2026  
HUT Bhayangkara ke-80: Polri Teguhkan Komitmen Polri Untuk Masyarakat, Demi Indonesia Aman dan Sejahtera
Kapolresta Cirebon Pimpin Kenaikan Pangkat 114 Personel, Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik
Brimob Polda Metro Jaya Gagalkan Tawuran, Delapan Pemuda Diamankan di Ciracas
Jelang Hari Bhayangkara, Polri Gelar Doa Bersama Lintas Agama
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:20 WIB

Wakapolri: 418 Lulusan Sespim Siap Jadi Garda Terdepan Hadapi Tantangan Global dan Era Digital

Jumat, 3 Juli 2026 - 07:38 WIB

Wakapolri Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak-Anak Yatim

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:29 WIB

Masjid Panggilan Sujud Direvitalisasi, Ini Pesan Wakapolri

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:21 WIB

SMAN 6 Karawang Barat Resmi Terima 322 Siswa Baru SPMB 2026  

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:43 WIB

HUT Bhayangkara ke-80: Polri Teguhkan Komitmen Polri Untuk Masyarakat, Demi Indonesia Aman dan Sejahtera

Berita Terbaru