POLISI NEWS | BITUNG. Sekitar 30 lapak dan 9 rumah di Pasar Girian, Kelurahan Girian Weru Satu kecamatan Girian Kota Bitung, ludes dilalap jago merah pada pukul 15.30 WITA Rabu, (22 Mei 2024).
Kebakaran yang melanda pasar tertua di kota Bitung tersebut, mengakibatkan puluhan pedagang kehilangan tempat jualan dan kerugian material mencapai 600 juta rupiah.
Dugaan sementara, penyebab kebakaran karena sambungan arus listrik. Keterangan Saksi para pedagang dilokasi kejadian, arus pendek bermula dari salah satu kios tepat di perempatan jalan pasar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rahmat Pulukadang, salah seorang warga juga pemilik kios yang terbakar mengungkapkan, kejadian bermula ketika terjadi kebakaran jaringan kabel. Terbakarnya kabel listrik didahului oleh turunnya voltase tegangan dan disusul daya listrik yang normal kembali.
ia menjelaskan, Api menjalar melalui kabel lalu merembet kesejumlah bangunan disamping kiri dan kanan, dari sumber kebakaran.
Api telah berhasil dipadamkan.Beberapa unit pemadam kebakaran dikerahkan pemerintah kota untuk memadamkan sijago merah.
Meski berhasil dijinakkan dengan bantuan masyarakat sekitar bencana, namun lebih dari 30 dan 9 rumah ludes terbakar.
Hingga informasi ini diturunkan, seluruh stakeholder pemerintah dari BNPB, Perumda Pasar TNIpolri dan pemerintah setempat sedang berupaya mengatasi kondisi krisis pasca bencana.
Beruntung, kejadian ini tidak mengakibatkan korban jiwa.
Berikut nama Pemilik rumah yang terbakar sesuai keterangan sumber Pemerintah Kelurahan Girian Weru Satu yakni, Suriati Pulukadang, Jahria Pulukadang, Abdul Haris Miay Madjo, Rahmat Pulukadang, Monalisa Pulukadang, Fadly Asdin, Rio Kiay Demak, Samuel Djap, Santi Masiliba
Jurnalis | Nando















