POLISI NEWS | BANYUWANGI. Aliansi Wartawan dan LSM yang tergabung dalam Team Macan Blambangan dalam membantu memperjuangkan nasib masyarakat kecil yang membutuhkan bantuan tidak diragukan lagi alias bukan hanya isapan jempol belaka. Hal itu telah dirasakan oleh Misnari warga Dusun Pancoran RT 002 RW 002 Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur yang mengeluh tidak pernah mendapatkan bantuan apa – apa dari pemerintah.
Untuk menyikapi keluhan Misnari, akhirnya team macan Blambangan turun gunung untuk investigasi guna mengetahui sebenarnya apa yang menjadi kendala bagi Misnari, sehingga tidak pernah mendapatkan bantuan apa – apa. Dari hasil investigasi, team menemukan kejanggalan ternyata selama ini Misnari namanya tidak terdata sama sekali dikantor desa Ketapang, rupanya ini yang membuat harapan Misnari tidak bisa terkabul, karena terbentur dengan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi diantaranya harus memiliki KTP dan Kartu Keluarga.
Menurut Agus Purwanto selaku pembina di Aliansi Macan Blambangan saat ditemui awak media Polisi News pada Rabu (3/11/2021)mengatakan, dirinya bersama team akan tetap semangat dengan menguruskan pembuatan KTP dan KK untuk Misnari.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami bersama team Macan Blambangan Banyuwangi bersinergi dengan RT dan RW setempat terus berupaya dan akhirnya usaha yang kita jalani tidak sia sia, Alhamdulillah sekarang Misnari sudah memiliki KTP dan Kartu keluarga, disamping itu Misnari diprioritaskan dapat bantuan rumah layak huni dan akan mendapatkan bantuan sembako setiap bulan,” terang Agus.
Supriadi yang akrab dipanggil Adi, selaku ketua umum Aliansi Macan Blambangan juga mengatakan, bahwa Misnari memang orang tidak mampu dan benar warga desa Ketapang yang harus menerima haknya seperti warga yang tidak mampu lainnya.
“Saya selaku ketua umum Aliansi macan Blambangan bersama team hanya membantu memperjuangkan Misnari, kalau warga yang lain bisa punya KTP dan KK mengapa Misnari tidak? warga yang lain dapat bantuan sembako , seharusnya Misnari juga harus dapat, kan sama – sama warga Negara Indonesia,” katanya.
“Dan Alhamdulillah berkat perjuangan kita semua sekarang Misnari sudah punya KTP dan KK resmi menjadi warga desa Ketapang dan berhak menerima bantuan seperti warga yang lainnya,” pungkasnya.
Jurnalis|Adi















