Dampak Curah Hujan Tinggi, Jembatan Penghubung Di Desa Nayagati Leuwidamar Jadi Ambruk

- Jurnalis

Selasa, 3 Desember 2024 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLISI NEWS | LEBAK, Dampak curah hujan yang tinggi mengakibatkan Jembatan penghubung di Kampung Kaungkembang RT 02 / RW 01, Desa Nayagati, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak – Banten, ambruk tidak bisa di lewati semua jenis kendaraan akibat diterjang luapan air sungai, Selasa (3/12/2024).

Informasi yang dihimpun oleh awak media, putusnya jembatan di Kampung Kaumkembang RT 02 / RW 01, Desa Nayagati, kejadian tersebut berawal ketika hujan deras mengguyur sejak senin hingga sekarang. Derasnya hujan membuat air sungai meluap hingga mendekati permukaan bantaran sungai. Namun, luapan sungai yang deras itu ternyata mengikis tanah di penyanggah kiri jembatan hingga akhirnya jembatan tersebut ambruk.

Sementara dalam kejadian tidak ada korban jiwa pada saat terjadinya ambruk jembatan ini. Namun, masyarakat dan penguna jalan yang lainnya tidak dapat melalui jembatan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kejadian ini Pertamanya air sungai meluap karena hujan deras dari siang. Ternyata air sungai yang deras membuat mengikis bantaran sungai dan penyanggah jembatan membuat jembatan akhirnya jembatan Ambruk atau terputus,” ujar A warga setempat.

“Ini akses utama, selain dilewati oleh masyarakat setempat, jalan ini juga alternatif utama bagi petani yang memiliki perkebunan di Desa Nayagati dan sekitarnya, jadi karena putus akses jalan terpaksa warga mau tidak mau harus melewati jalan alternatif lainnya,” sambungnya.

Sementara ini para warga sedang melakukan perbaikan agar sementara bisa di lalui roda dua dan pejalan kaki,” tutup A warga setempat.

Jurnalis | M.juhri

Baca Juga:  Pj Wali Kota Sorong Pimpin Rapat Penataan Pasar Modern Rufei  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Dirgahayu RI Ke 81: Ketum & Sekjen FRIC Ajak Bersatu Jaga dan Bangun Negeri
Warga Raas Sambut Peresmian Ribuan Jembatan & Air Bersih oleh Presiden Prabowo
Hafidz Cilik Tunanetra Asal Banyuwangi, Yasmin (9) Hafal 6 Juz Al-Qur’an Meski Buta Sejak Balita
11 Alat Berat Lintas Sektor Dikerahkan Percepat Normalisasi Sungai Sipange Tapteng
Tolak Stigma Londo Ireng, Jurnalis Sampang Aksi di DPRD : Kritik Adalah Hak, Bukan Pengkhianatan
Menenun Mimpi dari Batas Keterbatasan: Perjalanan Inspiratif Scholarindo Menebar Ilmu Tanpa Sekat
Dun Belanda Minta Maaf ke Wabup Aceh Timur, Akui Sebar Fitnah Secara Terpaksa
Wabup Aceh Timur Beri Ultimatum 2×24 Jam kepada Dun Belanda untuk Klarifikasi Tuduhan Fitnah
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:43 WIB

Dirgahayu RI Ke 81: Ketum & Sekjen FRIC Ajak Bersatu Jaga dan Bangun Negeri

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:06 WIB

Warga Raas Sambut Peresmian Ribuan Jembatan & Air Bersih oleh Presiden Prabowo

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:24 WIB

Hafidz Cilik Tunanetra Asal Banyuwangi, Yasmin (9) Hafal 6 Juz Al-Qur’an Meski Buta Sejak Balita

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:42 WIB

11 Alat Berat Lintas Sektor Dikerahkan Percepat Normalisasi Sungai Sipange Tapteng

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:57 WIB

Tolak Stigma Londo Ireng, Jurnalis Sampang Aksi di DPRD : Kritik Adalah Hak, Bukan Pengkhianatan

Berita Terbaru