POLISI NEWS | NTT. Berita sebelumnya tentang dugaan penipuan program bantuan rumah layak huni di desa Sono, Kecamatan Amanatun Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), semakin memanas. Seiring berlalunya waktu sejak program tersebut dijanjikan oleh Kepala Desa (Kades) PN, para korban pungutan liar terus berjuang untuk mendapatkan keadilan.
Sebanyak 120 kepala keluarga di desa Sono menjadi korban dugaan penipuan program bantuan rumah layak huni yang dilakukan oleh Kades PN. Mereka telah membayarkan biaya administrasi yang bervariasi dari 100 ribu sampai 125 ribu per KK, namun hingga saat ini program tersebut belum terealisasi dan uang mereka diduga telah tenggelam.
RKB, salah satu calon penerima bantuan rumah, mengungkapkan bahwa sosialisasi program dilakukan di Aula kantor desa Sono oleh oknum Kades PN dan orang kepercayaannya. Setelah itu, warga diminta untuk membayarkan biaya administrasi kepada PN. Namun hingga saat ini, uang yang telah dibayarkan belum dikembalikan dan program rumah layak huni belum terealisasi.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Para korban pungutan liar tersebut meminta bantuan dari pihak kepolisian dan kejaksaan untuk mengusut kebenaran program yang dilakukan oleh Kades PN. Mereka berharap program bantuan rumah layak huni dapat terlaksana dengan segera atau paling tidak uang mereka bisa dikembalikan dan perbuatan oknum Kades bisa dipertanggungjawabkan secara hukum.
Korban lain juga menekankan pentingnya transparansi dalam kepemimpinan desa, dan mereka berharap oknum Kades PN bisa mempertanggungjawabkan secara hukum atas tindakan yang menyengsarakan rakyat. Mereka tidak akan menyerah dalam memperjuangkan hak mereka dan akan terus mengupayakan tindakan tegas terhadap oknum Kades PN.
Saat ini, warga desa Sono terus dengan aksi protes mereka dan meminta tindakan tegas dari pihak berwenang. Mereka berharap agar keadilan dapat terwujud dan program bantuan rumah layak huni yang dijanjikan oleh Kades PN dapat segera terealisasi atau paling tidak uang mereka bisa dikembalikan. Bagi mereka, tegaknya keadilan di desa Sono adalah hal yang sangat penting.
Jurnalis | Roy Saba















