Warga Desa Sono Terus Berjuang Menuntut Keadilan

- Jurnalis

Rabu, 27 Desember 2023 - 09:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLISI NEWS | NTT. Berita sebelumnya tentang dugaan penipuan program bantuan rumah layak huni di desa Sono, Kecamatan Amanatun Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), semakin memanas. Seiring berlalunya waktu sejak program tersebut dijanjikan oleh Kepala Desa (Kades) PN, para korban pungutan liar terus berjuang untuk mendapatkan keadilan.

Sebanyak 120 kepala keluarga di desa Sono menjadi korban dugaan penipuan program bantuan rumah layak huni yang dilakukan oleh Kades PN. Mereka telah membayarkan biaya administrasi yang bervariasi dari 100 ribu sampai 125 ribu per KK, namun hingga saat ini program tersebut belum terealisasi dan uang mereka diduga telah tenggelam.

RKB, salah satu calon penerima bantuan rumah, mengungkapkan bahwa sosialisasi program dilakukan di Aula kantor desa Sono oleh oknum Kades PN dan orang kepercayaannya. Setelah itu, warga diminta untuk membayarkan biaya administrasi kepada PN. Namun hingga saat ini, uang yang telah dibayarkan belum dikembalikan dan program rumah layak huni belum terealisasi.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para korban pungutan liar tersebut meminta bantuan dari pihak kepolisian dan kejaksaan untuk mengusut kebenaran program yang dilakukan oleh Kades PN. Mereka berharap program bantuan rumah layak huni dapat terlaksana dengan segera atau paling tidak uang mereka bisa dikembalikan dan perbuatan oknum Kades bisa dipertanggungjawabkan secara hukum.

Korban lain juga menekankan pentingnya transparansi dalam kepemimpinan desa, dan mereka berharap oknum Kades PN bisa mempertanggungjawabkan secara hukum atas tindakan yang menyengsarakan rakyat. Mereka tidak akan menyerah dalam memperjuangkan hak mereka dan akan terus mengupayakan tindakan tegas terhadap oknum Kades PN.

Saat ini, warga desa Sono terus dengan aksi protes mereka dan meminta tindakan tegas dari pihak berwenang. Mereka berharap agar keadilan dapat terwujud dan program bantuan rumah layak huni yang dijanjikan oleh Kades PN dapat segera terealisasi atau paling tidak uang mereka bisa dikembalikan. Bagi mereka, tegaknya keadilan di desa Sono adalah hal yang sangat penting.

Baca Juga:  Pj. Bupati Tapteng, Serahkan Bantuan Perbaikan Rumah Keluarga Marince Manalu

Jurnalis | Roy Saba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Ancaman Bencana Berlipat di Sorong: Dari Kebakaran Lahan Hingga Pembalakan Liar
Tangani Karhutla Sumsel, Presiden Prabowo Turun Langsung Pimpin Ratas di Palembang
Dukung Pembentukan Kodam di Papua Barat Daya, Praktisi Hukum: Jangan A Priori, Lihat Hasilnya
Dirgahayu RI Ke 81: Ketum & Sekjen FRIC Ajak Bersatu Jaga dan Bangun Negeri
Warga Raas Sambut Peresmian Ribuan Jembatan & Air Bersih oleh Presiden Prabowo
Hafidz Cilik Tunanetra Asal Banyuwangi, Yasmin (9) Hafal 6 Juz Al-Qur’an Meski Buta Sejak Balita
11 Alat Berat Lintas Sektor Dikerahkan Percepat Normalisasi Sungai Sipange Tapteng
Tolak Stigma Londo Ireng, Jurnalis Sampang Aksi di DPRD : Kritik Adalah Hak, Bukan Pengkhianatan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:40 WIB

Ancaman Bencana Berlipat di Sorong: Dari Kebakaran Lahan Hingga Pembalakan Liar

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:18 WIB

Tangani Karhutla Sumsel, Presiden Prabowo Turun Langsung Pimpin Ratas di Palembang

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:36 WIB

Dukung Pembentukan Kodam di Papua Barat Daya, Praktisi Hukum: Jangan A Priori, Lihat Hasilnya

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:43 WIB

Dirgahayu RI Ke 81: Ketum & Sekjen FRIC Ajak Bersatu Jaga dan Bangun Negeri

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:06 WIB

Warga Raas Sambut Peresmian Ribuan Jembatan & Air Bersih oleh Presiden Prabowo

Berita Terbaru