POLISI NEWS | SERANG. Kondisi Jalan KH Sulaeman, Kelapa Dua, Kelurahan Keagungan, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten rusak parah. Jalan alternatif menuju objek wisata religi Banten Lama itu kini berwujud seperti kubangan.
Diah Rahmawati (31), pengendara motor mengaku kesal karena jalan yang setiap hari dilaluinya dari hari ke hari semakin rusak parah.
Diah mengatakan, kerusakan jalan sudah lama terjadi dan seperti dibiarkan oleh pemerintah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Gegara Bima, Jokowi Turun Cek Kondisi Jalan Rusak di Lampung Namun, jika ada kunjungan Presiden Jokowi pasti pemerintah daerah sibuk untuk memperbaiki cepat-cepat seperti di daerah lain seperti di Lampung.
“Apa harus ada Pak Jokowi dulu baru jalannya di perbaiki? Apa harus viral dulu baru diperbaiki,” kata Diah dikutip dari media Kompas.com, Kamis (4/5/2023).
Untuk mengurangi kerusakan, kata Diah, pada akhir tahun 2022 lalu jalan sempat ditimbun menggunakan batu oleh warga.
Namun, karena perbaikan dilakukan seadanya, kondisi jalan kembali rusak dan kini jika cuaca panas jalan berdebu dan bila hujan akan seperti kubangan.
Genangan air itu pun dapat membahayakan pengendara terutama motor. “Semalam hujan, sekarang jalan udah banyak genangan, kaya kubangan. Kalau pengendara enggak tahu kondisi jalan bisa jatuh ini,” ujar warga terdekat
Warga lainnya, melalui Instastory-nya di akun @hixel.art mengungkapkan mobil sudah dua kali di-service di bagian kaki-kaki karena setiap hari harus melalui jalan rusak di Kelapa Dua, Kota Serang.
“Kek melintas di Sungai Nil yang kering, dua kali service pasti keluhannya di sekitar roda,”
tulisnya melalui video yang memperlihatkan kondisi jalan rusak. Irwan Darmawan, Ketua RT 02/15 Linkungan Sukajadi, Kelurahan Keagungan, Kecamatan Serang, Kota Serang mengaku sudah banyak mendapatkan keluhan dari warga karena kondisi jalan yang rusak parah.
“Sudah lebih satu tahun jalan rusak, jalan kota kaya jalan kampung. Jalan kampung saja sekarang bagus-bagus,” kata Irwan dihubungi wartawan, Kamis.
Dikatakan Irwan, jalan yang banyak dilalui oleh kendaraan roda dua hingga truk itu merupakan jalan alternatif menuju Banten Lama. Kondisi jalan rusak terjadi dari Lampu Merah Lontar hingga depan perumahan Seion.
Namun, ada dua titik kerusakan jalan yang parah tidak nampak lagi aspal yang melapisi jalan. Sisanya hanya berlubang saja.
“Ada dua titik yang rusak parah di depan Perumahan Seion dan di depan gapura Sukajadi. Memang disitu engga ada drainasenya,” ujar dia.
Dia pun berharap, Pemerintah Kota Serang dapat segera memperbaiki jalan sebelum adanya korban jiwa.
Irwan pun kerap melaporkan kondisi jalan ke Kelurahan dan Kecamatan karena warga sudah tak betah.
“Katanya tahun ini di perbaiki, mau di beton. Tapi dibikin juga saluran drenasenya, semoga benar tahun ini,” tandas dia. Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Serang Iwan Sunardi saat dihubungi Kompas.com ke nomor ponselnya dalam kondisi tidak aktif.***
Jurnalis | Dani Saeputra














