POLISINEWS.com | SEMARANG. Sebanyak 583 peserta Pendidikan dan Latihan Polisi Khusus Kehutanan (Polsus Kehutanan) TA 2026 resmi memulai pembekalan di Pusat Pendidikan (Pusdik) Binmas Lemdiklat Polri, Semarang. Langkah historis ini menjadi bagian dari gelombang pertama pencapaian target 6.500 personel Polisi Kehutanan yang dididik secara bertahap.
Upacara pembukaan diklat dua bulan ini dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Kehutanan RI, Rohmat Marzuki, S.Hut., di Lapangan R. Oetomo, Pusdik Binmas Lemdiklat Polri, Rabu (19/8/2026).
Kurikulum Berbasis Keterampilan Nyata (Outcome Based Education)
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Wamenhut Rohmat Marzuki mengapresiasi dukungan Polri yang memfasilitasi peningkatan kompetensi teknis Polsus Kehutanan demi menjaga ekosistem nasional.
Penggemblengan mengusung metode Outcome Based Education (OBE), yang menuntut peserta langsung mempraktikkan materi di lapangan:
- Sikap & Integritas: Karakter kebangsaan, kode etik, disiplin, dan pemahaman HAM.
- Tugas Kepolisian Terbatas: Deteksi dini, pengamanan TKP/TPTKP, pengawalan, hingga penanganan barang bukti.
- Keterampilan Teknis Kehutanan: Navigasi peta, pemantauan satwa, pengendalian karhutla, serta penyusunan laporan.
- Taktis & Lapangan: Penggunaan senjata api, bela diri Polri, SAR, PPGD, mountaineering, dan PBB.
“Setelah pendidikan, Polisi Kehutanan harus mampu menjaga kawasan hutan dan ekosistemnya dengan bekal keterampilan yang telah dipelajari, serta memperkuat kolaborasi bersama TNI-Polri dan APH lainnya,” ujar Rohmat.















