Jembatan Gantung Ambruk di Leuwidamar, Forkopimcam Tinjau Lokasi Akibat Desakan Warga

POLIS NEWS.com | LEBAK. Camat Leuwidamar bersama jajaran Forkopimcam, Polsek, Koramil, dan perangkat Desa Sangkanwangi meninjau langsung lokasi jembatan gantung yang ambruk di Desa Sangkanwangi, Jumat (12/6/2026).

Runtuhnya infrastruktur vital yang menghubungkan empat kampung (Daruas, Leuwipesing, Bunter, dan Batang) ini melumpuhkan aktivitas warga, termasuk akses pendidikan, ekonomi, dan kesehatan.

Camat Leuwidamar memastikan struktur jembatan sudah rusak parah dan berbahaya untuk dilalui. Ia berjanji akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan darurat maupun perbaikan permanen.

“Kami turun langsung karena ini satu-satunya akses utama warga. Perhatian kami sangat serius,” ujarnya. Sementara itu, personel Polri dan TNI disiagakan untuk mengamankan area guna mencegah warga memaksakan diri menyeberang.

Meski Pemdes Sangkanwangi mengaku telah melaporkan kejadian ke Pemkab Lebak, warga mempertanyakan lambannya respons pemerintah. Jembatan tersebut diketahui sudah lama dalam kondisi rusak dan tidak terawat.

Warga mendesak Pemkab Lebak dan Pemprov Banten agar tidak hanya sekadar meninjau, tetapi segera merealisasikan anggaran perbaikan sebelum jatuh korban jiwa. Hingga berita ini diturunkan, jembatan masih tertutup total dan belum ada kepastian waktu perbaikan.

Jurnalis|M. Juhri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *