POLISI NEWS | SUMENEP. Masyarakat Desa Karangnangka, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep mendesak pemerintah segera memperbaiki jalan kabupaten sepanjang 9 kilometer yang rusak parah.
Kondisi infrastruktur yang berlubang dan tergenang lumpur saat hujan dinilai telah mengisolasi warga serta menghambat perekonomian lokal yang mayoritas bergantung pada sektor pertanian dan nelayan.
Tokoh masyarakat dan pemuda setempat menyampaikan kekecewaan mendalam karena janji perbaikan selama puluhan tahun tidak pernah terealisasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jalan ini lebih mirip jalur perkebunan daripada tanggung jawab pemerintah. Kami merasa seperti warga kelas dua yang hanya dijadikan objek pendataan saat Pemilu atau janji kampanye,” ujar salah satu tokoh masyarakat kepada Polisi News, Kamis (6/8/2026).
Tim media yang meninjau lokasi melaporkan kondisi jalan sangat memprihatinkan, dengan perjalanan dari desa tetangga memakan waktu hingga dua jam akibat kerusakan berat. Warga mempertanyakan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang setiap tahun mengalir namun tidak menyentuh perbaikan infrastruktur vital ini.
“Ini soal keadilan pembangunan. Kami juga warga negara yang punya hak sama, namun perhatian pemerintah seolah hilang ditelan waktu,” tegas mereka.
Kondisi ini menjadi tamparan bagi klaim pemerintah bahwa pembangunan telah menyentuh seluruh pelosok desa. Hingga kini, belum ada realisasi konkret dari pihak Pemkab Sumenep maupun provinsi untuk menangani krisis infrastruktur di Kecamatan Raas tersebut.
• Makkinullah














