MILITER NEWS| SURABAYA. Dalam upaya memperkuat dan meningkatkan kemampuan pengamanan wilayah laut, penegakan kedaulatan, serta penegakan hukum di laut di wilayah kerja Koarmada I, sejumlah unsur Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) jajaran Koarmada II di alih bina ke Koarmada I. Jum’at (6/0/2026).
Hal ini ditandai dalam acara serah terima alih bina unsur KRI jajaran Koarmada II ke Koarmada I, yang dipimpin oleh Panglima Koarmada RI Laksdya TNI Dr. Denih Hendrata, S.E., M.M., dan dihadiri Panglima Komando Armada II (Pangkoarmada II) Laksda TNI I G. P. Alit Jaya, S.H., M.Si., di Geladak KRI Dewa Ruci, Komplek Satuan Koarmada I Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (6/2).
Unsur KRI jajaran Koarmada II yang dialihbinakan meliputi KRI Pulau Rengat-711 dan KRI Pulau Rupat-712 dari Satuan Kapal Ranjau (Satran) Koarmada II, serta KRI Arsa dan KRI Dewa Ruci dari Satuan Kapal Bantu (Satban) Koarmada II. Alih bina ini merupakan bagian dari kebijakan penataan kekuatan TNI Angkatan Laut guna mengoptimalkan pelaksanaan operasi laut di wilayah kerja Koarmada I.
Selain unsur Koarmada II, dalam rangkaian kegiatan yang sama juga dilaksanakan alih bina KRI Fatahillah-361 dan KRI Malahayati-362 unsur Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmada III ke Koarmada I, sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan operasional di wilayah perairan barat Indonesia yang memiliki tingkat aktivitas pelayaran dan potensi ancaman cukup tinggi.
Dalam amanatnya, Pangkoarmada RI menegaskan bahwa alih bina unsur-unsur KRI ini bukan sekadar kegiatan administrasi, melainkan langkah strategis dalam menata kekuatan, mengoptimalkan pola operasi, serta memastikan kesiapan unsur-unsur TNI Angkatan Laut agar adaptif terhadap dinamika ancaman dan tantangan di wilayah Perairan Yurisdiksi Nasional.
Lebih lanjut Pangkoarmada RI menyampaikan apresiasi kepada Pangkoarmada II dan Pangkoarmada III beserta seluruh jajaran atas dedikasi dalam membina, merawat, dan menjaga kesiapan unsur-unsur KRI. Diharapkan, melalui alih bina ini, kemampuan pengamanan wilayah laut, penegakan kedaulatan, serta penegakan hukum di laut di wilayah kerja Koarmada I semakin meningkat, serta seluruh unsur yang dialihbinakan dapat segera menyesuaikan diri dan melaksanakan tugas secara profesional, disiplin, dan penuh tanggung jawab.
Jurnalis | Ahmad Darowi






























