Kompak Desak Bupati Lebak Copot Plt Kepala Dinas dan Bongkar Tuntas Dugaan Pungli Rekrutmen Puskesmas Kumpai

POLISI NEWS | LEBAK – Kelompok Masyarakat Anti Korupsi (Kompak) mendesak Bupati Lebak segera mencopot Jabatan Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes). Kompak menilai, Plt Kepala Dinkes Lebak tak becus bekerja dan hanya melakukan pencitraan.

“Kita bicara fakta ada peristiwa memilukan pada 30 Oktober 2025, kasus dugaan kelalaian medis kembali mencuat di wilayah Kabupaten Lebak. Seorang ibu rumah tangga bernama Riah, warga Kampung Cimaung RT 004 RW 003, Desa Cibungur, Kecamatan Leuwidamar, meninggal dunia usai menjalani perawatan di Puskesmas Leuwidamar. Hingga kini persoalan tersebut belum jelas bagaimana  sanksi yang dijatuhkan, “tegas Juhri Penggerak KOMPAK, Kamis (6/11/2025).

Menurut Juhri, sebagai Plt Dinas Kesehatan yang diberi amanah oleh Bupati Lebak dapat menjalankan tupoksinya dalam melakukan pembinaan dan pembenahan serta memaksimalkan pelayanan yang baik terhadap masyarakat di seluruh Puskesmas di Lebak Banten.

Kata Juhri, peristiwa adanya pemberitaan di media online bahwa adanya dugaan setoran terhadap calon pegawai Puskesmas Kumpai, akan menjadi temuan yang paling buruk di dunia kesehatan.

“Persoalan tersebut belum juga dibereskan. Siapa pelaku yang memberikan uang dan apakah ada indikasi Korporasi di dalamnya ? tentu dalam hal ini, KOMPAK tidak akan membiarkan kasus tersebut manjadi abstrak. Jangan sampai hanya karena dekat dengan kekuasaan, semua pasti beres dengan uang kasus yang menggegerkan Kabupaten Lebak menjadi beku seperti batu es. Kami akan bongkar sampai tuntas dan hingga ke akarnya, “tegas Juhri.

Juhri berpandangan, seharusnya Dinas Kesehatan yang saat ini Plt Kepala Dinkes Endang Komarudin, tidak hanya terkesan melakukan pencitraan di media, akan tetapi tidak memikirkan bagaimana masyarakat hingga saat ini banyak mengeluh atas pelayanan Puskesmas.

“Semua orang bisa melakukan pencitraan dan itu sangat mudah. Tapi, harusnya pimpinan dapat menjaga amanah. Untuk itu, kalau tak becus kerja lebih baik mundur dari jabatan, kami mendesak Bupati Lebak untuk mencopot jabatannya dan melakukan proses pemeriksaan dalam kasus dugaan pungli di Puskesmas Kumpai, untuk menegakkan kebenaran. Sehingga  Pelayanan kesehatan bisa lebih baik dan sesuai harapan masyarakat,”tandas Juhri.

Jurnalis | Hendrik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *