Fasilitas PDAM di Kecamatan Muncang Kumuh dan Tak Terawat, Anggaran Pemeliharaan Tak Jelas, Warga Keluhkan Air Keruh

- Jurnalis

Jumat, 24 Oktober 2025 - 18:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLISI NEWS | LEBAK. Kondisi fasilitas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, tampak sangat memprihatinkan. Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, sejumlah infrastruktur PDAM terlihat kotor, berkarat, dan tidak terawat. Bak penampungan air dibiarkan dalam kondisi kotor, sementara besi penyangga sudah banyak yang keropos dan lantai pijakan berlubang, sehingga membahayakan petugas yang bekerja di area tersebut.

Ironisnya, kondisi tersebut terjadi di tengah adanya anggaran pemeliharaan rutin yang seharusnya digunakan untuk menjaga fasilitas pengolahan air agar tetap berfungsi dengan baik. Namun, hingga kini, tidak jelas ke mana arah penggunaan anggaran pemeliharaan itu.

Kumuhnya fasilitas pengolahan air bersih tersebut menimbulkan keresahan di kalangan warga. Mereka menilai, buruknya pengelolaan dan lemahnya perawatan menjadi penyebab utama kualitas air PDAM yang disalurkan ke rumah-rumah sering kali keruh dan berbau tidak sedap.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Airnya sering keruh, kadang berwarna kecokelatan dan berbau besi. Kami sudah sering mengeluh, tapi belum ada tindakan perbaikan yang nyata,” ujar salah satu warga Muncang, Kamis (23/10/2025).

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Lebak melalui PDAM segera melakukan perbaikan total terhadap fasilitas tersebut, sekaligus melakukan audit transparan terhadap penggunaan anggaran pemeliharaan. Mereka khawatir, jika kondisi ini terus dibiarkan, akan berdampak pada kesehatan masyarakat dan menurunkan kepercayaan publik terhadap pelayanan air bersih.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PDAM belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi sarana dan prasarana di Kecamatan Muncang, termasuk soal kejelasan penggunaan anggaran pemeliharaan.

Sementara saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, pihak PDAM tidak memberikan jawaban dan memilih bungkam terkait persoalan ini.

Jurnalis | M.juhri

Baca Juga:  Diduga Ada Oknum Kejaksaan Mainkan Dana Desa: Surat Kuwu Cipanas Bongkar Pola Pengkondisian Vendor Pupuk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Misteri Lelang Rumah Sri Patokah: Angsuran Aman, Properti Raib, Kuasa Hukum Turun Tangan
King Naga Kecam Dugaan Kekerasan Aktivis: Masalah Harus Lewat Hukum, Bukan Kekerasan
Kekerasan Aktivis Lebak: Ketua JPI Desak Usut Tuntas, Imbau Publik Tetap Tenang
Penculikan Aktivis Lebak: Adit Wahyudin Desak Aparat Usut Tuntas Hingga ke Akar Masalah
Kesalahpahaman di Dapur Makan Bergizi Gratis Langsa Berakhir Damai
Diduga Gunakan Alat Berat di Kawasan Perhutani, Pembukaan Lahan di Blok Cikarang Disorot
Sandang Golok! Menantu Bacok Mertua Sendiri di Kuningan, Kabur ke Kebun Langsung Diringkus
Dituduh Berlebihan, King Naga Bongkar UU Kesehatan Soal Pasien Ditahan RS Kartini
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 19:57 WIB

Misteri Lelang Rumah Sri Patokah: Angsuran Aman, Properti Raib, Kuasa Hukum Turun Tangan

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:51 WIB

King Naga Kecam Dugaan Kekerasan Aktivis: Masalah Harus Lewat Hukum, Bukan Kekerasan

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:41 WIB

Kekerasan Aktivis Lebak: Ketua JPI Desak Usut Tuntas, Imbau Publik Tetap Tenang

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:31 WIB

Penculikan Aktivis Lebak: Adit Wahyudin Desak Aparat Usut Tuntas Hingga ke Akar Masalah

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:05 WIB

Kesalahpahaman di Dapur Makan Bergizi Gratis Langsa Berakhir Damai

Berita Terbaru