POLISI NES | LANGKAT. SPBUN Lorgan Mandiri Kelurahan Brandan Timur Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, diduga pemilik SPBUN jual solar bersubsidi ke nelayan dengan jumlah ton melalui agen -agen di kawasan Pangkalan Brandan Rabu (8/2/2023).
Terlihat becak motor suruhan agen untuk mengambil minyak jatah dari pengusaha SPBUN Lorgan Mandiri, dengan membawa Jerigen isikan BBM jenis solar bersubsidi milik nelayan
“Pemilik SPBUN Lorgan Mandiri ketika dikomfirmasi tentang BBM Jenis solar kok cepat habis ,ia berdalih.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dan ditanya berapa kali dalam perbulan masuk BBM solar ke SPBUN Lorgan Mandiri ia mengatakan gak tentu,”
“ML (45) salah satu tekong bot warga Pangkalan Brandan mengatakan setau dirinya kalo agen harga nya beda bisa mencapai tujuh ribu dua ratus rupiah dan ke nalayan tujuh ribu rupiah, ” ujarnya .
dari keterangan tekong bot tersebut diduga SBBUN Lorgan Mandiri menjual Solar bersubsidi melebihi HET enam ribu delapan ratus rupiah harga yang ditetapkan oleh PT. Pertamina Belawan.
“Sementara Aktivitas rutin pengisian BBM jenis solar ini dikatakan salah seorang tukang betor di TKP, sepuluhkali masuk mobil tengki dari PT Pertamina dalam perbulannya untuk mengisi kebutuhan BBM subsidi ke Nelayan Pangkalan Brandan,” jelasnya.
Jurnalis | Tim Polisi News















