POLISINEWS.com | KAB. BOGOR. Di tengah upaya Pemkab Bogor merampungkan pembangunan fisik Jalan Bojonggede-Kemang (Bomang) sepanjang 8 km yang disertai program penghijauan, fakta di lapangan justru mengejutkan: tumpukan sampah bertebaran di jalur hijau yang seharusnya dirimbunkan pohon.
Praktisi Lingkungan Hidup Nasional bidang Pengelolaan Sampah & Limbah B3, Dwi Retnastuti, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi tersebut. Menurutnya, sampah plastik—terutama mikroplastik—dan limbah kimia yang terurai di tanah akan merusak struktur tanah secara permanen, mengurangi kesuburan, bahkan mencemari air tanah.
“Sampah bukan hanya soal estetika. Ini ancaman nyata bagi ekosistem. Mikroplastik tidak terurai, bahan kimia beracun meresap ke tanah. Tanah jadi mati, tidak bisa lagi menopang pertumbuhan pohon,” ujar Dwi, Selasa (12/05/2026).
Ia menekankan bahwa penanaman pohon di kawasan strategis seperti Jalan Bomang harus didahului oleh pembersihan total dan remediasi tanah jika sudah tercemar. Tanpa itu, investasi penghijauan akan sia-sia.
Solusi Teknis yang Ditawarkan.
Pembersihan total : Angkut semua sampah organik dan anorganik dari area jalur hijau.
Remediasi tanah: Gunakan kompos, pupuk kandang, atau pupuk hijau untuk memperbaiki struktur tanah. Lakukan penggemburan manual (cangkul) untuk meningkatkan aerasi, terutama pada tanah padat. Tutup permukaan dengan jerami/sisa tanaman untuk menjaga kelembaban, mencegah erosi, dan menambah bahan organik saat terurai.
Pemilahan Sampah Warga: Organik olah jadi kompos/pupuk. Anorganik daur ulang atau kumpulkan ke bank sampah. Pengawasan Ketat melibatkan RT/RW sebagai garda terdepan dalam memantau pembuangan ilegal.
Dwi juga mengingatkan pemerintah daerah agar tidak hanya fokus pada infrastruktur fisik, tapi juga pada pengelolaan lingkungan berkelanjutan. “Jalan bagus tanpa hijau yang sehat? Itu bukan kemajuan, itu ilusi,” tegasnya.
Ia mendesak Pemkab Bogor segera membentuk tim khusus untuk menangani kasus ini, termasuk sanksi bagi pelanggar dan edukasi massal kepada warga sekitar.
Jurnalis |Ricad




















