POLISI NEWS | LEBAK. Pertambangan batu bara di Baksel Sudah memakan Korban puluhan jiwa sedang aparat penegak hukum Kab. Lebak hanya sebagai penonton.
Tambang tersebut di wilayah kawasan Perhutani di Baksel menjadi gundul dan rapuh akibat ulah para penambang liar (illegal Mining dan illegal lloging) kini semakin marak terjadi.
Ketika aktivis Baksel berbicara di publik maka akan ada Reaksi indikasi yang menghambat pergerakan dari aktivis.
Ada tambang batu bara tersebut diduga dibacking oknum aparat setempat. Beberapa hari lalu ada aktivis dicaci maki dengan bahasa yang kasar dan menantang yang isi voice tersebut menyatakan, “Aktivis yang bernama Agus itu sampah, saya tidak takut tantang aktivis Baksel. Kamu kirim voice ini ke aktivis yang biar bicara di media yang menayangkan stockpaile batu bara ini.”
“Dengan adanya voice itu saya merasa tidak senang dituduh penipu dan dituding sampah oleh oknum pengusaha tambang liar tersebut dan saya akan mendorong kasus ini sampai ke meja Hukum, “ujarnya Agus, Kamis 25/01/2024.
” Saya meminta aparat penegak hukum segara ambil sikap yang semestinya. Sebelum saya mengambil langkah sesuai kemampuan, jika terus menerus seperti ini saya yakin pihak warga yang merasa tertindas akan datang membawa suara yang keras dimuka umum.”
Jurnalis | Dani Saeputra




















