Catut Nama Media Kompas, Oknum Kepsek Lebak Diduga Peras Narasumber

POLISINEWS.com | LEBAK. Oknum kepala sekolah berinisial RR di Kabupaten Lebak, Banten, diduga mencatut identitas wartawan media nasional Kompas untuk memeras warga. Modus operandinya melibatkan intimidasi berupa ancaman pemberitaan negatif jika korban tidak menyetorkan sejumlah uang.

Redaksi menerima bukti tangkapan layar percakapan yang menunjukkan pola pemerasan tersebut. ED, warga Serang, mengaku ditekan RR pada Jumat (29/5/2026). “Saya diminta uang dengan ancaman berita akan dinaikkan kalau tidak transfer,” ujar ED. Ia bahkan mentransfer dana ke rekening pribadi BNI atas nama RR.

Korban lain, UK dari Tangerang, mengalami nasib serupa. “Saya diminta uang satu juta rupiah setelah dia mengaku wartawan media nasional,” kata UK.

Aksi RR memicu kemarahan aktivis. Koordinator Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Cendekiawan Banten (AMMCB), Akmal, mengecam keras tindakan tersebut sebagai bentuk premanisme berkedok jurnalistik yang mencoreng marwah ASN dan profesi pers.

“Ini pelanggaran serius etika ASN dan Kode Etik Jurnalistik. Mencatut nama media besar untuk keuntungan pribadi adalah penyalahgunaan identitas berbahaya. Jika ada unsur pemerasan, ini sudah ranah pidana,” tegas Akmal.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Dodi Irawan, menyatakan baru menerima laporan dan berjanji segera menindaklanjuti pada Senin (2/6/2026). Hingga berita ini diturunkan, RR belum memberikan klarifikasi.

Jurnalis | Hendri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *