Mengaku Polisi, Tiga Pria Gerebek Penjual Obat Keras Tanpa Izin di Wilayah Hukum Polres Majalengka

POLISINEWScom | KAB. MAJALENGKA. Tiga orang pria yang mengaku sebagai anggota kepolisian menggerebek seorang terduga penjual obat keras tanpa izin di sebuah rumah di tepi jalan Kramat–Rajagaluh, tepatnya di Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka, Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.

Peristiwa penggerebekan tersebut disaksikan langsung dari jarak 15 meter oleh kedua wartawan yang kebetulan sedang memantau aktivitas di lokasi, menyusul adanya dugaan transaksi obat tanpa izin di rumah milik seorang warga berinisial OP.

Menurut keterangan di lapangan, tiga pria tersebut datang menggunakan mobil Avanza putih bernomor Polisi A 1357 AJE. Setibanya di lokasi, mereka langsung mendatangi seorang pria berinisial AN dan OP yang disebut-sebut sebagai bandar obat keras tanpa izin.

Sebelum AN dibawa pergi, wartawan sempat menanyakan identitas dan kesatuan mereka. Namun ketiga pria itu salah satu nya tidak memberikan penjelasan yang jelas, hanya menyebut diri sebagai anggota polisi.dan polisi berhak ke mana saja. Mereka juga melarang wartawan melakukan peliputan saat kejadian tersebut.

OP, pemilik rumah, menyebut kejadian serupa bukan kali pertama terjadi, bahkan di wilayah Palasah juga pernah Terjadi.

Kronologis saat penggerebegan

“Dua orang mengaku anggota datang tiba-tiba dan langsung menanyakan barang bukti obat, lalu menggeledah semua tempat Al hasil mereka berdua menemukan obat di kantong kresek yang disembunyikan, dan saya juga tidak mengenal ke dua anggota dan yang satu juga, terus mereka membawa bos AN ke mobil dan saya juga tidak tahu mau di bawa kemana bos An tersebut, ”ujar OP.

Ia juga menambahkan, dalam penggerebekan tersebut mereka tidak memperlihatkan surat perintah penangkapan atau penggeledahan. dan hanya AN yang dibawa, sementara orang lain di lokasi tidak ikut diamankan.banyak yang menduga ini pekerjaan oknum.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian setempat terkait identitas maupun legalitas tindakan tiga pria yang mengaku sebagai anggota Polisi tersebut.

Jurnalis|Tim Polisi News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *