POLISI NEWS | MUSI BANYUASIN. Desa Seratus Lapan menjadi sorotan warga setempat, pasalnya pembangunan jalan setapak yang belum selesai kini ada lagi pembangunan embung air, yang mubazir dan tidak berfungsi.
Masyarakat 108 menyampaikan, “Keluhan terkait pembangunan Embung (Balongan air). Karena pembuatan penampungan air bersih untuk tidak punya fungsi,”kata masyarakat Dusun Dua Seratus Lapan, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin, Rabu (19 -11-2025).
Seorang warga insial M mengatakan, “Mbung atau penampungan Air bersih yang dibuat oleh Pemerintahan Desa diduga tidak berfungsi, air tersebut keruh dan banyak rumput dan tidak terawat, “ucapnya.
Tambahnya, “Sebagai masyarakat berharap Pemerintahan Kabupaten Musi Banyuasin, pembangunan Embung yang sudah dibuat mempunyai manfaat bagi warga. Setidaknya warga dapat menikmati air yang bersih dan sehat dapat dikonsumsi oleh masyarakat, papar M.
Saat dikonfirmasi ke Kepala desa tentang pembuatan kolam, Mbung atau balong penampungan air bersih di Dusun 02 km Seratus Lapan, tersebut dibangun Tahun 2024, apa bisa digunakan.
Sejauh mana Mbung atau balong penampungan air bersih di dusun 02 km seratus Lapan sudah bisa digunakan.
Berdasarkan informasi dari warga setempat sumber dana pembuatan bak penampung air bersih untuk masyarakat atau Balong memakai Dana desa.
Berdasarkan informasi warga setempat Anggaran yang dikucurkan untuk pembuatan pembagunan Balong penampungan air bersih di dusun pembangunan menelan biaya senilai Rp.100.000.000. Namun pekerjaan proyek tersampaikan kepada pihak pekerja media bahwa pembangunan tersebut naya senilai RO. 60.000.000.
Saat dikonfirmasi Kepala Desa Seratus Lapan Silahudin mengatakan, “Terkait informasi bapak (wartawan red) terima tersebut semuanya tidak benar. Kami juga tidak pernah membangun embung pakai Dana Desa. Kalau dipikir DPRD juga dari bantuan Dinas, “ujarnya.
Jurnalis | Candra Gunawan






























