POLISI NEWS | PADANG LAWAS. Masyarakat di Lingkungan VI Pasar Sibuhuan, kecamatan Barumun Kabupaten Padang Lawas (Palas), Sumatera Utara, dilanda keresahan akibat kemarau yang telah berlangsung selama kurang lebih tiga bulan terakhir. Sumur-sumur warga mengering, dan pasokan air dari Perusahaan Air Minum (PAM) daerah juga terhenti.
“Sudah tiga bulan lebih sumur kami kering, mau mandi, mau masak, susah semua. PAM juga tidak jalan,” ujar Boru Tambunan seorang warga Lingkungan VI Pasar Sibuhuan, Kamis (2/10/2025).
Kondisi ini memaksa warga untuk mencari sumber air alternatif yang jaraknya cukup jauh. Beberapa warga terpaksa membeli air dari pedagang keliling dengan harga yang relatif mahal.
“Kami berharap pemerintah segera turun tangan mengatasi masalah ini. Kasihan kami, sudah susah air, ekonomi juga lagi sulit,” keluh Boru Tambunan
pemerintah daerah kabupaten Padang lawas melalui BPBD kasi penanggulangan bencana Alam Hanafi Lubis S.sos langsung respon kelokasi melalui Anggotanya mengatasi krisis air bersih yang melanda dan mengisi jerigen para warga lingkungan VI pasar Sibuhuan Pasar Sibuhuan. Dan Warga berharap agar pemerintah terus memperhatikan memberikan penyediaan air bersih melalui tangki atau perbaikan infrastruktur PAM.di kabupaten Padang Lawas
Jurnalis | Arman Efendi









