Mabes Polri Dicederai Oknum Pembawa Surat Tugas Diduga Bodong, Ketua GMBI Lebak King Naga Desak Usut Tuntas

- Jurnalis

Sabtu, 13 September 2025 - 18:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLISI NEWS | LEBAK. Ketua Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Lebak, King Naga, menyuarakan kekecewaan dan kekesalannya atas ulah seorang oknum yang mengaku membawa surat tugas dari Mabes Polri. Namun diduga kuat bodong.

Menurut King Naga, surat yang beredar telah meresahkan masyarakat, tetapi juga mencoreng marwah institusi Polri. Mabes Polri segera melacak keberadaan surat tersebut. Sabtu  (13/09/2025).

King Naga dengan tegas menyatakan bahwa kejadian ini telah mencederai wibawa kepolisian.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang sangat saya sayangkan, ada oknum yang berani membawa-bawa nama besar Mabes Polri dengan surat tugas yang diduga bodong. Ini jelas melecehkan institusi Polri dan merugikan masyarakat,” tegas King Naga di Lebak, Sabtu (13/9/2025).

Sebagai Ketua GMBI Distrik Lebak, ia menilai kasus ini tidak bisa dianggap remeh. Ia meminta aparat kepolisian menindak tegas dan mengusut tuntas siapa dalang di balik munculnya surat tugas abal-abal tersebut.

King Naga menekankan tiga hal penting.

1. Transparansi Mabes Polri, agar masyarakat mengetahui apakah surat tersebut benar-benar dikeluarkan secara resmi atau hanya rekayasa.

2. Sanksi tegas, jika terbukti palsu, maka oknum yang terlibat harus diproses hukum seberat-beratnya.

3. Peringatan keras, agar tidak ada lagi pihak yang berani mengatasnamakan Polri untuk kepentingan pribadi maupun kelompok.

Menurut King Naga, tindakan membawa surat tugas bodong sama dengan merusak kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

“Polri adalah garda terdepan penegakan hukum. Kalau ada oknum yang berani mempermainkan nama Polri, maka ini harus menjadi perhatian serius. Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan hanya karena ulah segelintir orang,” ujarnya.

GMBI Distrik Lebak mendukung penuh langkah aparat penegak hukum untuk mengusut kasus ini. King Naga juga mengingatkan agar masyarakat tetap tenang, namun waspada terhadap pihak-pihak yang mengaku memiliki surat tugas khusus.

Baca Juga:  Peringatan May Day 2022, Jajaran Polres Pangkalpinang Siapkan 125 Personil

Jurnalis | M. Juhri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Abaikan Peringatan, Ratusan Warga dan Ormas Solokanjeruk Geruduk Rumah Penjual Miras di Citarik
Warga Kamacing dan Babakan Hilir Keluhkan Bau Menyengat hingga Masuk Rumah
Dugaan Intimidasi Wartawan di Bekasi, Insan Pers Gelar Aksi Damai 15 Oktober
Dua Bulan Mangkrak, Korban Curat di Rangkasbitung Pertanyakan Kepastian Hukum
Resah Laporan Warga, Muspika dan Aliansi Ormas Solokanjeruk Ultimatum Penjual Miras dan Obat Golongan G
Dugaan Penyalahgunaan Dana Rabat Beton di Desa Cijagra Akan Dilaporkan ke Ditkrimsus Polda Jabar
Ketika Pembunuh Berteriak Soal Keadilan: Sebuah Ironi di Ruang Sidang
Soal PT Ayam Mas, GMBI Tantang Wabup Lebak: Jangan Cuma Gertak, Publik Butuh Sanksi Tegas!
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:56 WIB

Abaikan Peringatan, Ratusan Warga dan Ormas Solokanjeruk Geruduk Rumah Penjual Miras di Citarik

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Warga Kamacing dan Babakan Hilir Keluhkan Bau Menyengat hingga Masuk Rumah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:24 WIB

Dugaan Intimidasi Wartawan di Bekasi, Insan Pers Gelar Aksi Damai 15 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:38 WIB

Dua Bulan Mangkrak, Korban Curat di Rangkasbitung Pertanyakan Kepastian Hukum

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Resah Laporan Warga, Muspika dan Aliansi Ormas Solokanjeruk Ultimatum Penjual Miras dan Obat Golongan G

Berita Terbaru