POLISI NEWS | JAKARTA. Ketua Umum (Ketum) Dewan Adat Bamus Betawi M Rifki, atau akrab disapa Eki Pitung, menyebut panitia tidak Beradab, karena ulah panitia Pesta Panggung Rakyat, dalam rangan perayaan pelantikan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, karena tidak melibatkan unsur masyarakat Betawi, dan tak berkoordinasi dengan Dewan Adat Bamus Betawi. Padahal, sebagai masyarakat inti Jakarta, warga Betawi merupakan tuan rumah, yang semestinya dilibatkan dalam pesta perayaan pelantikan presiden dan wakil presiden.
“Panitia tidak beradab dan tidak beretika. Panggung-panggung rakyat yang digelar tidak ada keterlibatan Dewan Adat Bamus Betawi sebagai masyarakat Inti Kota Jakarta,” tegas Eki Pitung, pada wartawan, Sabtu (19/10/2024).
Disayangkan Panitia tidak berkoordinasi dan berkomunikasi. Pesta Rakyat 20 dalam Menyambut Prabowo Presiden.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Eki Pitung kecewa. masing masing menggelar panggung panggung hiburan. Kami Betawi di Jakarta hanya ingin ada panggung yang khusus tentang Budaya Betawi dan ada religiusnya sebagai bentuk rasa syukur.
“Saya yakin Pak Prabowo dan mas Gibran tidak mengetahui hal teknis seperti ini. Kami Betawi hanya ingin berperan dalam penyambutan Presiden dan Wakil Presiden baru dalam bentuk rasa syukur dan ada penampilan aneka Budaya Nusantara.
Biar Betawi diperankan sebagai tuan rumah bukan malah EForia dan hura hura masing masing menggelar panggung panggung hiburan sendiri.
“Kami Betawi hanya ingin berperan dalam penyambutan Presiden dan Wakil Presiden Baru dalam Bentuk Rasa Syukur dan ada Penampilan Aneka Budaya Nusantara,” tegas Eki.
Jakarta Kota beradab Jakarta tanah syakral. Jakarta tanah Ulama. Kami tidak ingin khikmatan Menyambut Presiden Baru malah menjadi mala petaka ke depan menjadi pesta pora hura hura, kita Betawi ingin suasana rasa syukur dan mengingatkan kami Betawi pendukung yang setia sejak 2014 kepada Prabowo Subianto. Kami warga Betawi tidak ingin Frontal kami ingin ada satu panggung penyambutan Presiden ini ada yang berinisiatif hikmat penuh doa dan rasa syukur bukan hura hura semuanya. Betawi tanah Ulama. tanah Betawi penuh sejarah peradabaan. Nama baik Prabowo yang Nasionalis dan cinta rakyat dinodai dibuat begini oleh kelakuan panitia.
Gak ada satu pun panggung khusus doa bershollawat berdzikir kh
Hikhmat penuh rasa syukur semua Band2 ..panggung Hiburan .
Ini Tanah Betawi
“Para Pejuang2 dan Pahlawan2 Nasional Sedih melihat menyambut Presiden Baru..Kasihan Pak Prabowo dibuat bgini,” tegas Eki Pitung.
Para Pejuang pejuang dan Pahlawan yang telah gugur berdarah darah hilang nyawa merebut Kemerdekaan Republik Indonesia akan sedih menangis melihat dalam cara Menyambut Presiden Baru semua Hura hura semua panggung hiburan hingar bingar musik hiburan tak satupun panggung mewarnai religius yang penuh rasa Syukur mendoakan keselamatan untu Prabowo.
Jurnalis| Tim Polisi News














