Divisi Humas Polri Kunjungi Pesantren di Maros, Hadirkan Mantan Narapidana Terorisme 

- Jurnalis

Rabu, 18 September 2024 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

POLISI NEWS | MAROS. Divisi Humas Polri melakukan kunjungan silaturahmi kamtibmas ke pondok Pesantren Ulumul Qur’an DDI Hasanuddin, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros.

“Tim ini memberikan edukasi serta pemahaman kontra radikal bagi santri dan santriwati,” ucap Wakapolres Maros Kompol Andi Alamsyah, S.H., M.H, Rabu (18/09/2024).

Edukasi tersebut mengangkat tema “Terorisme Musuh Kita Bersama”.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabag Penum Biro Penmas Divisi Humas Polri Kombes Erdi A. Chaniago, S.I.K., S.H., M.Si mengatakan bahwa kedatangan Divisi humas kesini untuk memberikan edukasi tentang radikalisme.

“Kedatangan tim kesini untuk memberikan edukasi tentang radikalisme. Kita harus pahami bahwa terorisme adalah musuh kita bersama,”pungkasnya.

Di Maros, kata Erdi, kita belum menemukan (Paham radikal), kita semua berharap bisa beraktivitas tanpa ada gangguan seperti aksi teror ditempat lain.

Perwira berpangkat tiga melati tersebut meminta para santri tidak sembarang menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, khususnya melalui handphone.

“Para santri harus bisa membedakan konten-konten radikalisme atau tidak, periksa betul informasi di media sosial, saring sebelum sharing,”ujarnya.

Sementara itu, pemateri Muhammad Nasir Abbas yang merupakan mantan narapidana terorisme memberikan penjelasan bahwa ada kelompok yang berusaha memecah-belah bangsa dengan menyebarkan paham radikal.

“Hal itu merupakan sikap intoleran yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila yang tidak cocok dengan kehidupan masyarakat Indonesia yang menjunjung sikap menghormati dan menghargai antar umat beragama dan berbudaya,” tuturnya.

Acara dihadiri langsung pimpinan pondok pesantren Drs. K.H. Muh. Nursyamsi Andi Pawawoi, S.H., M.A., para pembina dan ratusan santri dan santriwati.

Jurnalis | Samsuddin

Baca Juga:  Aipda Rahmad Muhajirin Terima Hoegeng Awards 2025, Kapolri Tawarkan Kesempatan Sekolah untuk Kenaikan Pangkat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sambangi Tapteng, Wapres Gibran Didesak 4 Kades Pulihkan Akses Jalan dan Listrik Pasca-Bencana
Kawal RUU Perampasan Aset, PP GPPMI Dukung Keberanian Sufmi Dasco Ahmad
Bahaya Mikroplastik: Mengapa Makanan dan Minuman dari Wadah Plastik Panas Berisiko Kanker?
Aksi Cepat Kapolri Bantu Korban Gempa NTT Tuai Apresiasi Pengamat
Aura Bukan Kostum: Mengapa Keaslian Adalah Frekuensi Tertinggi
Dibalik Polemik Baitul Mal Aceh: Benarkah Ada Potongan Rp4,5 Juta? Ini Fakta Sebenarnya
Proyek Rabat Beton Blok Tripel Warujaya Dipersoalkan Warga, Dugaan Keterlambatan Jadi Sorotan
Pilot Tewas Diserang KKB, Praktisi Hukum dan Jurnalis Desak Keamanan Penerbangan Perintis Papua Diperkuat
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 20:35 WIB

Sambangi Tapteng, Wapres Gibran Didesak 4 Kades Pulihkan Akses Jalan dan Listrik Pasca-Bencana

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:53 WIB

Kawal RUU Perampasan Aset, PP GPPMI Dukung Keberanian Sufmi Dasco Ahmad

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:58 WIB

Bahaya Mikroplastik: Mengapa Makanan dan Minuman dari Wadah Plastik Panas Berisiko Kanker?

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Aksi Cepat Kapolri Bantu Korban Gempa NTT Tuai Apresiasi Pengamat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:43 WIB

Aura Bukan Kostum: Mengapa Keaslian Adalah Frekuensi Tertinggi

Berita Terbaru