POLISI NEWS | SORONG. Kepala Kelurahan Klawalu Distrik Sorong Timur Kota Sorong Papua Barat Daya. Yohanes Manyakori, SE menyayangkan berita yang beredar di masyarakat luas, khususnya warga masyarakat di Kelurahan Klawalu terkait pembagian beras bantuan ke masyarakat yang dilaksakan oleh Kelurahan Klawalu Distrik Sorong Timur tidak adil ke masyarakat. Jumat (19/7/2024).
Dalam sambungan teleponnya kepada Tim Polisinews.com Manyakori. mengatakan bahwa soal pemberitaan beberapa warga masyarakat di Kelurahan Klawalu bahwa pembagian beras bantuan ke masyarakat tidak adil, itu salah.
Dalam arti itu adalah beberapa warga yang datang kepada kami selaku pihak Kelurahan untuk menanyakan tentang terkait namanya yang tidak tercantum dalam daftar penerima bantuan beras tersebut, dan oleh sebab itu warga yang kesal karena namanya tidak tercantum dalam data tersebut dengan sengaja merobek daftar yang kami tempel di Kantor Kelurahan sebagai
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
informasi bagi masyarakat dari Kelurahan Pemerintah terkecil dibawah.”terangnya.
Dengan kejadian tersebut saya, sudah sampaikan ke Warga Masyarakat bahwa nama yang ada pada data tersebut tidak dapat dirubah oleh Kelurahan, mengingat data tersebut yang menentukan langsung dari Pemerintah Pusat melalui Kementrian terkait. Dan untuk mengurangi atau menambah data Masyarakat itu bukan wewenang saya sebagai Lurah, “papar Manyakori.
Tugas saya, bersama staff di Kelurahan hanya sebatas menyalurkan bantuan beras tersebut.
Bantuan tersebut diberikan 3 (tiga) bulan sekali untuk 1 (satu) KK yang ada dalam Kelurahan Klawalu, berdasarkan petunjuk dari Bulog bahwa 1 (satu) Keluarga itu mendapatkan Bantuan Beras 3 (tiga) sak yangs jumlahnya 15 Kg,”tambanya.
Sehingga, saya, tekankan kembali bahwa informasi yang menyampaikan Pembagian Beras di Kelurahan Klawalu tidak Adil itu tidak benar.
“Yang dipermasalahkannya adalah Kenapa nama-nama beberapa warga tersebut tidak ada dalam Daftar penerima bantuan Beras,” tegasnya.
Beberapa Bulan ke depan setelah penyaluran Beras Bantuan ini selesai, saya akan mengundang seluruh RT, RW di wilayah Kelurahan Klawalu untuk melakukan pendataan warga dan Klarifikasi data yang baru untuk diusulkan di Pemerintah, terkait penerima Bantuan Beras.
“Sehingga hal yang terjadi saat ini tidak akan terulang kembali ke depan.” pungkas Manyakori sambil mengakhiri sambungan teleponnya.
Jurnalis | Tim Red















