- Jurnalis

Sabtu, 3 Juni 2023 - 07:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diduga Tak Terima Diberitakan, Oknum Kades Tambak Kec Cimarga Kab Lebak Intimidasi Wartawan.
BBP Akan Tuntaskan Kades Rangkap Jabatan

POLISI NEWS | LEBAK. Miris, seorang wartawan dari media Literasi Publik berinisial NR mengaku mendapatkan perlakuan kasar berupa intimidasi dan ancaman yang diduga dilakukan Mirta oknum Kepala Desa (Kades) Tambak Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten, dengan sejumlah pengawalnya,  Kamis, (01/06/2023).

Perbuatan itu dilakukan di dalam rumah NR yang disaksikan dan didengar langsung oleh anak dan isterinya, sehingga membuat shok dan ketakutan terguncang psikisnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu diduga karena oknum Kades itu tidak terima atas pemberitaan yang menyangkut dirinya pada media online Literasi Publik, pada edisi Rabu (31/05/2023) tentang dugaan rangkap jabatan.

NR menuturkan saat itu kejadiannya sekira pukul 10 WIB, ketika dirinya baru selesai mandi kemudian diberitahu oleh isterinya bahwa ada rombongan yang datang dengan menggunakan mobil menunggu di depan rumah.

“Tanpa pikir panjang, saya datang menghampiri ke depan dan membukakan pintu untuk mempersilahkan mereka masuk dan duduk di ruang tamu, dan saya tidak pernah berpikiran jika kedatangan mereka ternyata punya maksud dan tujuan lain,” ujar NR.

Sebagai tuan rumah, kata NR, dirinya justeru seolah olah sebagai terdakwa atau pesakitan saja, namun demikian kata NR, dirinya tetap berupaya untuk bersikap tenang, padahal saat itu berbagai perlakuan yang sangat tidak menyenangkan berupa intimidasi dan macam macam bentuk ancaman ditujukan kepadanya.

“Karena titik permasalahnya terkait dengan pemberitaan, saat itu saya persilahkan pada Kades tersebut untuk memberikan penjelasan atau klarifikasi dari apa yang diberitakan.

Namun, bukannya memberikan penjelasan oknum tersebut malah lebih kepada mempertontonkan sifat kasar dan arogannya, bahkan sampai berani menghancurkan toples makanan yang berada diatas meja dengan membantingnya sekuat tenaga ke lantai sambil kata kata yang tidak pantas dan kasar,” terang NR.

Baca Juga:  Plt. Asekbang Setdakab Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah 2025 dan Evaluasi Dukungan Pemda Program 3 Juta Rumah

Kata NR, mereka juga meminta agar pemberitaan tentang kades kemarin dicabut atau dihapus saat itu juga, dan mereka meminta agar saya memberitahukan orang pertama yang telah membuka informasi itu.

“Saya menjelaskan bahwa pencabutan dan penghapusan berita bukan kewenangan saya, tetapi jika sebatas jawaban, klarifikasi, dan bahkan bantahan sayapun mempersilahkannya karena itu adalah haknya apapun jawaban dan penjelasannya.

Tidak hanya itu, saya juga menjelaskan bahwa informasi yang didapat sebagai bahan atau materi berita bukan dari orang yang nama namanya mereka sebutkan dan mereka curigai, melainkan informasi terkait hal itu sebelumnya pun sudah ramai dibicarakan dikalangan wartawan,” pungkas NR.

Di tempat yang sama, isteri NR turut menambahkan bahwa pada waktu kejadian dirinya kebetulan sedang beraktifitas di teras depan. Jadi, apa yang terjadi didalam saya juga melihat dan mendengarnya.

“Ngeri pak, kalau denger kata kata ancamanya. Apalagi ketika orang yang saya anggap sebagai tamu di rumah saya, justeru berani membanting dan menghancurkan barang yang ada diatas meja,” terangnya.

Erot Rohman Ketua Harian DPP Badak Banten Perjuanga (BBP) mengaku prihatin telah terjadi sebuah gerakan premanisme yang dilakukan Kepala Desa Tambak dengan sejumlah bodyguardnya. Dengan kejadian itu BBP akan menjadi garda terdepan mengawal agar proses rangkap jabatan yang telah melanggar peraturan perundang undangan hingga tuntas.

” Saya prihatin kok Kades bukan nya memberikan contoh terhadap masyarakat, ini malah menjadi pelaku intimidasi di sertai ancaman seperti preman, BBP akan kawal hingga tuntas,”imbuh Erot Rohman.

Jurnalis | Dani Saeputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Dukung Pembentukan Kodam di Papua Barat Daya, Praktisi Hukum: Jangan A Priori, Lihat Hasilnya
Dirgahayu RI Ke 81: Ketum & Sekjen FRIC Ajak Bersatu Jaga dan Bangun Negeri
Warga Raas Sambut Peresmian Ribuan Jembatan & Air Bersih oleh Presiden Prabowo
Hafidz Cilik Tunanetra Asal Banyuwangi, Yasmin (9) Hafal 6 Juz Al-Qur’an Meski Buta Sejak Balita
11 Alat Berat Lintas Sektor Dikerahkan Percepat Normalisasi Sungai Sipange Tapteng
Tolak Stigma Londo Ireng, Jurnalis Sampang Aksi di DPRD : Kritik Adalah Hak, Bukan Pengkhianatan
Menenun Mimpi dari Batas Keterbatasan: Perjalanan Inspiratif Scholarindo Menebar Ilmu Tanpa Sekat
Dun Belanda Minta Maaf ke Wabup Aceh Timur, Akui Sebar Fitnah Secara Terpaksa
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:36 WIB

Dukung Pembentukan Kodam di Papua Barat Daya, Praktisi Hukum: Jangan A Priori, Lihat Hasilnya

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:43 WIB

Dirgahayu RI Ke 81: Ketum & Sekjen FRIC Ajak Bersatu Jaga dan Bangun Negeri

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:06 WIB

Warga Raas Sambut Peresmian Ribuan Jembatan & Air Bersih oleh Presiden Prabowo

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:24 WIB

Hafidz Cilik Tunanetra Asal Banyuwangi, Yasmin (9) Hafal 6 Juz Al-Qur’an Meski Buta Sejak Balita

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:42 WIB

11 Alat Berat Lintas Sektor Dikerahkan Percepat Normalisasi Sungai Sipange Tapteng

Berita Terbaru