POLISI NEWS | NTT. Layanan pasokan listrik di wilayah Kecamatan Amanatun Utara dan Toianas dikeluhkan warga. Pasalnya di dua kecamatan tersebut aliran listrik sering terputus. Salah satu warga Amanatun Utara mengeluhkan Pemadaman Listrik yang tak beraturan.
“Mati lampu kerap terjadi di desa saya. Tidak hanya malam hari, di siang hari pun padam lampu sering terjadi. Kalau tepat musim hujan, padam lampunya lama bisa berhari-hari. Kadang sampai sehari-semalam dan kadang berhari-hari, tapi kalau siang, itu paling lama kira-kira sekitar 5 jam,” ungkap Lamber (52), warga Desa Fatuoni, Kecamatan Amanatun Utara, Jumat (24/3/2023).
Ia juga menyebutkan, padamnya listrik itu tidak hanya pada saat musim hujan meski hujan tak turun, sering terjadi pemadaman. “Kalau sekarang hujan sudah mulai jarang. Tapi masih tetap pemadaman setiap hari. Mungkin dalam seminggu terhitung hanya dua kali nyalanya normal,” tuturnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Antonius (60), warga Kecamatan Amanatun Utara. “Sepertinya mati lampu tersebut seolah telah menjadi hal yang lumrah di tempat tinggal kami. Apalagi saat hujan deras. Adduh, sudah pasti mati lampu itu sepanjang malam,” ujarnya.
Antonius menyebut hingga saat ini, sejumlah desa di 2 kecamatan itu masih sering mengalami pemadaman listrik. Tidak hanya saat hujan deras saja, pada malam yang cerah pun terkadang sering terjadi mati lampu, hingga aktivitas warga desa di kecamatan tersebut terganggu.
“Sering adanya pemadaman lampu, tak sedikit warga yang mengeluhkan terjadinya pemadaman. Ya, padahal warga sudah bayar listrik dengan tepat, tapi masih ada pemadaman bahkan itu sering,” ucapnya.
Jurnalis: | Roy Saba




















