Kepedulian KNPI Terhadap Nasib Yusniati Namun Pemko Subulussalam Tutup Mata

POLISI NEWS | SUBULUSSALM. Kepedulian KNPI terhadap nasib Yusniati namun Pemko Subulussalam tutup mata terhadap kondisi yang dihadapi Yusniati, yang membutuhkan bantuan, Ahad 26/02/2023.

Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia Kota Subulussalam Ketua Edi Sahputra Bako disela-sela saat berkunjung dan menyerahkan donasi dari kaum beak sebanyak Rp. 21.739.300, untuk Yusniati di rumah orang tuanya di Kampong Dah,

KNPI meminta Pemerintah Kota Subulussalam yaitu Walikota dan Wakil Walikota Subulussalam jangan tutup mata terhadap kondisi yang dihadapi Yusniati, karena sampai hari ini kita sangat kecewa terhadap Pemerintahan Walikota dan Wakil Walikota Subulussalam

Lanjut KNPI, sampai hari ini belum ada tindakan dan kebijakan untuk membantu Yusniati, sebagaimana kita ketahui salah satu Putri terbaik Negeri Sada kata hari ini sangat membutuhkan sentuhan kepedulian yang sangat serius, berita tentang kondisi beliau telah tersiar secara umum, sangat pilu melihatnya, artinya sangatlah miris jika stakeholder tidak memainkan perannya, beliau itu regenerasi muda Negeri Sada Kata.

Kehadiran Pemerintah tidak hadir dalam hal ini, sementara beberapa komponen masyarakat dan mungkin orang luar sudah bergerak turut menunjukkan kepeduliannya. Kejadian ini dan kita abai saja maka menjadi trauma dan ketakutan bagi anak negeri Sada Kata untuk menuntut ilmu keluar Negeri, tentu harus kita tunjukkan dukungan dan solidaritas tanda mekaum kita dalam hal seperti ini agar membangun rasa optimis anak negeri ini untuk fisabilillah di dalam menuntut ilmu jauh keseluruh belahan dunia ini.

Perlu diketahui setelah kita komunikasi dengan sahabat kita Ustad Malim Sempurna seorang Pemuda berasal dari Subulussalam yang hari ini mendampingi Yusniati berobat di Kota Kairo Negara Mesir, bahwa kondisi Yusniati sudah ada perubahan sedikit membaik tetapi hari ini untuk biaya berobatnya masih terutang ratusan juta rupiah,

Sampai hari ini pihak keluarga tidak mampu membeli obat yang dibutuhkan Yusniati adalah IV IG, Obat ini diperlukan untuk syaraf dan penguatan pada paru-paru sesuai dengan penyampaian dokter yang menangani Yusniati, karena harga obat yang dibutuhkan Yusniati cukup mahal yaitu seharga Rp.150.000.000,- Tentu kondisi ini harus membuka mata hati kita semua untuk peduli dan mengambil peran untuk membantu Yusniati.

Semoga Pemerintah Kota Subulussalam bisa memfasilitasi orang tua Yusniati untuk berangkat ke Cairo Mesir, karena kami yakin Yusniati hari ini berharap ada sentuhan orang tua untuk membuat kuat dalam menghadapi ujian ini, karena sesuai dengan pengakuan orang tua beliau Ogek Malim sabar bahwa beliau berangkat ke Mesir pada tanggal 16 Juli 2018 lalu maka sejak itu beliau belum pernah bertemu dengan Yusniati anaknya tersebut.

Jurnalias | Baharuddin Berutu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *