Zubaidah Warga Dusun Pinto Rimba Yang Lumpuh Perlu Bantuan Pemerintah

- Jurnalis

Kamis, 11 Agustus 2022 - 05:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLISI NEWS | ACEH TIMUR. Seorang janda tua miskin yang bernama Zubaidah (75), warga Dusun Pinto Rimba, Desa Alue Lhok, Kecamatan Idi Tunong, Aceh Timur sudah tidak berdaya selama dua tahun belakangan ini, pasalnya usai terjatuh kini sudah tidak bisa lagi berjalan alias lumpuh.

Menurut informasi yang dihimpun oleh media ini, bahwa Zubaidah sudah tidak memiliki lagi abang maupun adik kandungnya dikarenakan duluan meninggalkan janda itu untuk selamanya.

Namun saat ini, Zubaidah tinggal digubuk reot dengan seadanya yang dibuatkan secara gotong royong oleh masyarakat setempat dan tetangga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepada awak media, dia menyampaikan bahwa mohon dibantu oleh pemerintah dan uluran dari dermawan agar dirinya bisa menempati rumah yang layak dan dan perhatian khusus.

“Saya memohon kepada pemerintah ataupun dermawan tolong dibantu saya, terkadang ingin sekali untuk keluar tetapi saya tidak bisa lagi seperti dulu, tolong pak diperhatikan” ungkapnya, Rabu (10/8/2022).

Selain itu, Hamidah (70) merupakan penduduk Dusun Mesjid, Desa Alue Lhok, Kecamatan Idi Tunong, Aceh Timur juga termasuk janda tua di Desa setempat sudah beberapa tahun tinggal dirumah tidak layak huni dan terlihat dimeteran sudah ditempelkan kertas warna merah dikarenakan telat membayar listrik.

Walaupun usia yang sudah lanjut, Hadamiah masih bekerja untuk menghidupi kebutuhan sehari-hari seperti kadang membuat daun rumbia, dan ada juga membuat tapai.

Kepala Desa Alue Lhok, Saiful Anwar saat dikonfirmasi oleh awak media terkait dua warganya yang saat ini mengalami lumpuh dan tinggal dirumah tidak layak huni mengatakan bahwa di Desa untuk membantu yang intens tidak bisa dikarenakan dana tidak ada.

“Kami di Desa tidak punya anggaran, dikarenakan masa saya menjabat di tahun 2020 hingga sekarang 2022 ya semua orang pasti tau bagaimana kondisi keuangan di Desa, ya saya berharap juga agar pemerintah dan dermawan agar membantu warga saya,” tutupnya.

Baca Juga:  Polsek Rundeng Polres Subulussalam Mediasi Damai Terduga Pelaku Pembobolan Sekolah SD

Jurnalis|Khairul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Dirgahayu RI Ke 81: Ketum & Sekjen FRIC Ajak Bersatu Jaga dan Bangun Negeri
Warga Raas Sambut Peresmian Ribuan Jembatan & Air Bersih oleh Presiden Prabowo
Hafidz Cilik Tunanetra Asal Banyuwangi, Yasmin (9) Hafal 6 Juz Al-Qur’an Meski Buta Sejak Balita
11 Alat Berat Lintas Sektor Dikerahkan Percepat Normalisasi Sungai Sipange Tapteng
Tolak Stigma Londo Ireng, Jurnalis Sampang Aksi di DPRD : Kritik Adalah Hak, Bukan Pengkhianatan
Menenun Mimpi dari Batas Keterbatasan: Perjalanan Inspiratif Scholarindo Menebar Ilmu Tanpa Sekat
Dun Belanda Minta Maaf ke Wabup Aceh Timur, Akui Sebar Fitnah Secara Terpaksa
Wabup Aceh Timur Beri Ultimatum 2×24 Jam kepada Dun Belanda untuk Klarifikasi Tuduhan Fitnah
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:43 WIB

Dirgahayu RI Ke 81: Ketum & Sekjen FRIC Ajak Bersatu Jaga dan Bangun Negeri

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:06 WIB

Warga Raas Sambut Peresmian Ribuan Jembatan & Air Bersih oleh Presiden Prabowo

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:24 WIB

Hafidz Cilik Tunanetra Asal Banyuwangi, Yasmin (9) Hafal 6 Juz Al-Qur’an Meski Buta Sejak Balita

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:42 WIB

11 Alat Berat Lintas Sektor Dikerahkan Percepat Normalisasi Sungai Sipange Tapteng

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:57 WIB

Tolak Stigma Londo Ireng, Jurnalis Sampang Aksi di DPRD : Kritik Adalah Hak, Bukan Pengkhianatan

Berita Terbaru