POLISI NEWS | KARAWANG. Dalam acara Silaturahmi dan Halaqoh Idaroh Wustho Jam’iyyah Ahlith Thoriqoh Al-Mu’tabaroh An-Nahdliyyah Jawa arat di Aula Husni Hamid Pemda Karawang pada hari sabtu tgl 11/06/2022 pukul 13:00wib
Adapun yang hadiri para pengurus Nu Jawa Barat ,TNi, Polri dan para santri yang berada di Karawang.
KH. Asep Saepudin Hamidi mengatakan, “Sebetulnya kita tidak ada kepentingan dalam acara ini hanya supaya Karawang aman, sejahtera. Insyaallah Thoriqoh itu hubungan dengan Maha Kuasa Allah SWT. Jadi tidak ada kepentingan politik,. ucapnya.
Lanjutnya lagi, ” Kita sampaikan bahwa warga Karawang yang beragama Islam jangan lupa dari kalimat Tauhid setiap hari bertasbih mengucap asma Allah. Jangan lupa sebut tiga kali tidak ada kalimat yang lebih baik. Marilah kita bersama-sama membangun bangsa, jangan sampai kita berpecah belah terutama karena beda paham baru atau paham yang menyesatkan harus kita lawan. Alhamdulilah dengan gerak cepat pihak Kepolisian dapat meringkus provokator, “imbuhnya.
Harapan KH.Asep saepudin Hamidi mengatakan, “Kita minta pada masyarakat itu jangan lepas dari mengucapkan kalimat- kalimat toyibah itu harus terus berjalan, sebab kalimat toyibah itu kita ucapkan paling sedikit 150 kali sehari dalam semalam Laa ilaaha illallah itu paling sedikit Insyallah Negara ini akan aman juga di karawang yang di ridhoi Allah SWT, “ucapnya
Tidak Lupa kami mengucapan terimakasih dengan pemerintah sekarang yang telah memberikan tempat kepada kami dan fasilitas yah pemerintah kepada kami mudah- mudahan semua ini pahala bagi pemerintah khusus nya ibu bupati yang sudah memberikan pasilitas kepada kami . ujar KH.Asep saepudin Hamidi.
Seorang ulama tidak akan mengharapkan urusan duniawi sama sekali meskipun ia seorang bangsawan, maka ia akan memanfaatkan harta yang ia miliki dengan ilmu yang ia miliki sebagai jalan menuju akhirat, jika ia seorang pejabat, maka tentu ia akan memanfaatkan kedudukannya sebagai jalan menuju akhirat dengan keilmuannya.
Jurnalis | Asman






























