Hari Anti Korupsi : Aktivis Banten Kasih Kado Mewah Untuk Kades Gunung Gede ke Tipidkor Polda Banten 

POLISI NEWS | LEBAK. Kades Gunung Gede, Kecamatan Panggarangan diduga menyalahgunakan Dana Desa di masa pandemi Covid 19 pada tahun 2020 -2021.

Menurut hasil LPJ SPJ Desa Gunung Gede pada saat pandemi mengeluarkan angaran Dana Desa yang sangat melambung. Namun hasil temuan di lapangan nol tak ada pembangunan yang nampak.

Diketahui Kades Gunung Gede berstatus sudah dua periode menjabat menjadi Kades tidak ditemukan proyek pembangunan hanya mengisi SPJ LPJ saja? Berdasarkan hasil cek data laporan penggunaan dana desa Gunung Gede hampir setiap tahun rata rata 80% ada kegiatan, tap tidak pembangunan nyata.

Maka patut dicurigai Kades bersama jajaran harus di audit oleh aparat penegak hukum. Dan inspektorat di Kabupaten Lebak,

Menurut Aktivis Banten Dani Saeputra, “Inspektorat juga harus diperiksa oleh aparat penegak hukum karena jelas nilai pengawasan mereka hampir 0% ini jangan sampai terindikasi mereka hanya datang ke Desa kemudian main mata dengan oknum kepala desa,”ujarnya.

Ada beberapa kegiatan di desa gunung gede diduga fiktif salahsatunya program yang tertata lumbung Desa tapi pada kenyataannya desa gunung gede tak memiliki program lumbung Desa

Saat dikonfirmasi Kades Gunung Gede insial (SMD) mengaku tidak memiliki program lumbung Desa namun  hasil laporan penggunaan Dana Desa tertulis jelas ada laporan, namun kata (SMD saya ucapkan terimakasih kepada rekan rekan media dan aktivis sudah menemui saya dan menunjukan data hasil laporan penggunaan Dana Desa,”tuturnya.

“Saya segera mendatangi pihak kecamatan dan dinas DPMD dan inspektorat untuk mencari tahu kebenaran Data ini,”ungkap kades gunung gede saat di temui Dikediaman RT kampung terdekat kantor Desa.”ujar Kades.

“Kalau nantinya ditemukan ada penyalahgunaan Dana Desa saya pun siap bertanggung jawab secara Hukum yang berlaku. Karena saya sudah meminta ke aparat Desa untuk menggunakan Dana Desa sebaik mungkin. Saya juga belum  menandatangani laporan, “tambah kades gunung gede.

Sementara aktivis Banten menduga kuat adanya indikasi ketidak beresan soal pengelolaan Dana Desa di gunung Gede karena melihat daripada hasil di lapangan sangatlah prihatin jalan pada hancur tinggal tanah dan tidak ada bintik bintik perkembangan pembangunan di desa tersebut maka kami langsung mengirim surat pengaduan ke Tipidkor Polda Banten untuk segara di selidiki ke bawah

Dani juga mengatakan saya sudah berkomitmen dengan petinggi polri di mabes polri untuk membatu mengungkap Dugaan korupsi di tingkat Desa dan saya juga sudah mengirim ratusan berkas ke mabes polri soal penggunaan dana desa di 5 provinsi semoga saja aparat penegak hukum sebenar benarnya mengungkap Fakta dibalik data yang kami kirim.

Masing – masing zona penegak.hukum sudah kami titipkan surat berkas soal laporan penggunaan Dana Desa kejaksaan agung saya juga menitipkan kemudian Di mabes polri dan di Polda Banten sudah masing- masing pegang data dari kami.

“Saya berharap aparat penegak hukum mampu menangani keluhan masyarakat, yang lurus juga maksimal dan mampu mengungkap duggan korupsi di seluruh pelosok Desa,”tegas Dani saeputra aktivis Banten Selasa 10/2024.

Jurnalis | Suleman Asep

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *