POLISI NEWS | JAWA BARAT. Jurnalis adalah profesi yang mulia dan mengasyikkan. Karenanya pasca reformasi banyak orang yang tiba-tiba jadi “jurnalis” tanpa dibekali keterampilan menulis, tanpa memahami tupoksi (tugas pokok dan fungsi) jurnalis itu sendiri.
Bagaimana tidak tertarik untuk menjadi “jurnalis”. Dulu, jika seorang jurnalis ngurus SIM/STNK bisa sehari beres tanpa proses yang ribet, di jalan Polisi tak berani nilang, ngurus KTP ke Kecamatan mudah bahkan dulu tanpa ribet harus ke RT/RW, ngurus sertifikat tanah, IMB, pajak mudah, rumah dan tanah dapat jatah dari pemprov atau pemda, haji atau umrah gratis dari Pemda, Kemenag atau BUMN, jadi PNS dapat akses, bisa naik kereta atau pesawat gratis apalagi kalau ada joy flight. Melakukan kunker ke berbagai daerah di Indonesia atau bahkan luar negeri dengan pejabat atau legislator dengan fasilitas yang sama, dan kemudahan lainnya. Dulu, tidak sedikit pengusaha dan penguasa di Jawa Barat yang “memelihara” jurnalis.
Sekarang, kemudahan itu sebagian masih bisa, sebagian lagi sudah lebih ketat karena banjirnya “jurnalis”.
Karena banyaknya kemudahan yang bisa di dapat, dulu bos di kantor membuat batasan yang tegas,”Kalian boleh melakukan apapun sepanjang tugas jurnalistik, tapi tidak boleh kaya!”
Ya, tidak boleh kaya karena dikhawatirkan akan menggadaikan profesi sehingga mempengaruhi kualitas hasil kerjanya sebagai jurnalis.
Tapi, seperti yang Pak Bambang tadi siang sampaikan, Allah tidak akan salah memilih. Pekerjaan ini kalau dikerjakan dengan tulus dan ikhlas, rezeki dari Allah datang dengan sendirinya, dengan cara yang berkah kadang dari hal yang tidak disangka-sangka.
Salah satu contoh sederhananya, seorang enterpreneur pasti akan memiliki akses (jaringan) ketimbang aset (modal). Karena, akses bisa mendatangkan aset sedangkan aset belum tentu membuka akses. Dan, seorang jurnalis adalah orang yang piawai membuka akses!
Jurnalis adalah orang yang bisa luas silaturrahminya selama dia bekerja dengan baik dan disiplin pada aturan yang ada.
Barangsiapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka sambunglah tali silaturahmi.***
9 Element Jurnalistik Bill Covach & Tom Rosenstiel
1. Kewajiban pertama junalisme adalah kebenaran
2. Loyalitas pertama jurnalisme adalah kepada masyarakat
3. Inti jurnalisme adalah disiplin dalam melakukan verifikasi
4. Jurnalis harus menjaga independensi dari sumber yang diliput
5. Menjalankan kewajiban sebagai pengawas yang independen terhadap kekuasaan
6. Menyediakan forum bagi masyarakat untuk saling kritik dan berkompromi
7. Berjuang untuk membuat hal yang penting menjadi menarik dan relevan
8. Membuat berita tetap komprehensif dan proporsional
9. Tetap berkewajiban untuk mendengarkan hati nurani
Jurnalis | Wahyu A | Dedi




















