Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota Dalami Kasus Tewasnya MDH, 6 Saksi Telah Diperiksa

- Jurnalis

Minggu, 21 Mei 2023 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLISI NEWS | KOTA SUKABUMI. Satuan Reserse Kriminal Polres Sukabumi Kota mendalami kasus tewasnya MDH (9 tahun), siswa SD di Sukaraja yang diduga menjadi korban penganiayaan di sekolah.

Sehari pasca korban dikebumikan, Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota telah memeriksa sejumlah saksi terkait peristiwa dugaan penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Sampai saat ini kami dari Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota dan Polsek Sukaraja masih dalam tahap penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi dan sampai saat ini baru Enam saksi yaitu dari pihak keluarga dan pihak sekolah,” ujar Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota, Akp Yanto Sudiarto kepada wartawan, Minggu (21/5/2023).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yanto menyebut, “Jajarannya masih mengumpulkan keterangan dan mencari saksi maupun bukti pendukung sekaligus meminta hasil visum dari rumah sakit.”

“Untuk motif masih belum diketahui dan masih dalam tahap pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut. Kami akan terus melakukan pemeriksaan dan penyelidikan terhadap saksi-saksi,” sebut Yanto.

“Sampai saat ini untuk hasil visum belum ada hasilnya, namun kami sudah mengirimkan surat permohonan kepada pihak rumah sakit,”sambungnya.

Yanto juga menegaskan, “Jajarannya akan tetap melakukan penyelidikan secara intensif terhadap kasus yang sempat menghebohkan Sukabumi tersebut meskipun ada penolakan proses otopsi dari keluarga korban.”

“Untuk rencana otopsi, kemarin kita sudah sampaikan kepada pihak keluarga namun pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi, meski demikian kami akan tetap melakukan pemeriksaan pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya.

Jurnalis | Agus salim

Baca Juga:  Patroli Preventif Kapolsek Pattallassang, Sambangi Mini Market dan Titipkan Pesan Kamtibmas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Irigasi Rp195 Juta Jebol, Pengembang P3-TGAI Lebak Diduga Asal Jadi?
Rehabilitasi Jaringan Irigasi di Lengkong Wetan Majalengka: Oknum RT Diduga Jual Batu Sungai Milik BBWS ke Kontraktor
Penembakan 3 Warga Sipil di Maybrat Picu Protes, Kantor Hukum PERPFEN Desak Pengusutan Tuntas
BNNP Bali Gagalkan Penyelundupan 1.079 Gram Hasis dari Bangkok, Kurir WNA Ditangkap
Temuan Audit BPK Rp504 Juta pada Proyek Jalan Danau Tempe, Kinerja Kajari Sorong Disorot
Merasa Diperlakukan Tidak Adil, Pemilik Galian C CV Napogos Berkarya Jaya Memohon Keadilan Pemerintah
Diluar Jalur Hukum! King Naga Pertanyakan Pertemuan Nabil Jayabaya dengan Korban & Ketua DPRD Lebak
Dugaan Pembalakan Liar Kayu Merbau Marak di Sorong Selatan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:39 WIB

Irigasi Rp195 Juta Jebol, Pengembang P3-TGAI Lebak Diduga Asal Jadi?

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Rehabilitasi Jaringan Irigasi di Lengkong Wetan Majalengka: Oknum RT Diduga Jual Batu Sungai Milik BBWS ke Kontraktor

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:05 WIB

Penembakan 3 Warga Sipil di Maybrat Picu Protes, Kantor Hukum PERPFEN Desak Pengusutan Tuntas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:42 WIB

BNNP Bali Gagalkan Penyelundupan 1.079 Gram Hasis dari Bangkok, Kurir WNA Ditangkap

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:42 WIB

Temuan Audit BPK Rp504 Juta pada Proyek Jalan Danau Tempe, Kinerja Kajari Sorong Disorot

Berita Terbaru

Pendidikan

Senin, 24 Agu 2026 - 06:27 WIB

Polda News

Usut Kasus Maybrat, Polisi Periksa Saksi dan 3 Korban Luka

Senin, 24 Agu 2026 - 06:15 WIB