POLISI NEWS | LANGKAT. Penyaluran bantuan beras Ketahanan Pangan (Ketapang) sebesar 30 kg kepada lebih dari 800 Kepala Keluarga di Desa Pelawi Selatan, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, menjadi angin segar di tengah tekanan ekonomi masyarakat akar rumput. Di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok, kehadiran program bantuan pangan bukan lagi sekadar rutinitas birokrasi, melainkan penopang langsung daya beli dan dapur warga kurang mampu.
Inisiatif dan keterlibatan langsung Kepala Desa Pelawi Selatan, M. Rizal, S.H., beserta jajaran perangkat desa dalam memimpin pembagian secara tertib menunjukkan pentingnya transparansi dan kepemimpinan di tingkat tapak. Ketika bantuan disalurkan dengan teratur dan tepat sasaran, dampak positifnya terasa nyata—sebagaimana diakui warga penerima yang dapat mengalihkan alokasi anggaran belanja beras harian mereka untuk kebutuhan pokok lainnya.
Namun, di balik keberhasilan penyaluran ini, ada catatan penting yang patut digarisbawahi dari pernyataan sang Kepala Desa: perlunya evaluasi dan penambahan kuota penerima manfaat. Fakta bahwa masih terdapat warga kurang mampu yang belum terjangkau mengindikasikan bahwa data penerima bantuan sosial dan ketahanan pangan perlu terus diperbarui secara dinamis (real-time).
ADVERTISEMENT
. SCROLL TO RESUME CONTENT
Program Ketahanan Pangan di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ini memiliki potensi besar untuk menjadi jaring pengaman sosial yang solid. Agar program ini terus berkelanjutan dan berkeadilan, sinergi antara pemerintah desa, daerah, dan pusat menjadi kunci utama. Pendataan yang akurat di tingkat desa harus direspon cepat oleh pemerintah pusat dengan penyesuaian kuota, sehingga tidak ada warga layak yang terlewatkan.
Langkah konkret yang ditunjukkan Pemerintah Desa Pelawi Selatan patut diapresiasi sebagai cermin pelayanan publik yang responsif. Kini, tantangan terbesar bagi pemerintah daerah dan pusat adalah memastikan ketersediaan pasokan beras tetap stabil serta alokasi kuota di masa mendatang benar-benar mencakup seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan.










